Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Sirkuit yang Gelar Sprint Race F1 setelah GP China 2026
George Russell saat menjalani pekan balap GP Jepang 2025. (commons.wikimedia.org/Liauzh)
  • George Russell menjuarai Sprint Race GP China 2026, membuka rangkaian enam seri Sprint F1 musim itu yang memberi poin tambahan bagi pembalap untuk memperketat persaingan klasemen.
  • Lima sirkuit lain yang menggelar Sprint Race 2026 adalah Miami, Montreal, Silverstone, Zandvoort, dan Marina Bay dengan tiga di antaranya menjadi tuan rumah debut format balapan pendek ini.
  • Rangkaian Sprint Race F1 2026 dimulai di Shanghai dan berakhir di Singapura, menghadirkan variasi karakter lintasan dari trek cepat hingga jalan raya yang menantang konsentrasi pembalap.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

George Russell memenangkan sprint race Grand Prix China 2026. Pembalap Mercedes-AMG Petronas tersebut mengungguli dua pembalap Scuderia Ferrari, Charles Leclerc dan Lewis Hamilton. Russell memanfaatkan performa mobil yang kompetitif untuk mempertahankan posisi terdepan hingga menyentuh garis finis.

Sprint race di Sirkuit Internasional Shanghai ini merupakan salah 1 dari 6 seri dengan format balapan pendek di F1 2026. Format ini dirancang untuk memberikan poin tambahan bagi para pembalap guna memperketat persaingan di papan klasemen. Selain di China, F1 juga sudah menetapkan lima sirkuit lainnya di berbagai benua yang akan menyelenggarakan sesi sprint sepanjang 2026.

1. Miami International Autodrome kembali menggelar sprint race untuk ketiga kalinya

Sirkuit Miami kembali terpilih dalam kalender sprint race pada 2026. Formula 1 memilih lintasan di sekitar Hard Rock Stadium ini karena karakteristiknya yang sering menyajikan duel ketat sepanjang balapan. Kombinasi trek lurus yang panjang membuka peluang menyalip cukup besar bagi para pembalap.

Sesuai jadwal, GP Miami akan berlangsung pada 1–3 Mei 2026 dengan sesi sprint digelar pada Sabtu. Miami sendiri telah sukses menyelenggarakan sprint race pada 2024 dan 2025. Max Verstappen memenangkan sprint pada 2024, sementara Lando Norris naik ke podium tertinggi pada 2025 setelah memanfaatkan pit stop saat safety car sehingga berhasil finis di depan Oscar Piastri.

2. Sirkuit Gilles Villeneuve merupakan sirkuit baru yang akan menggelar sprint race F1 2026

Sirkuit Gilles Villeneuve akan menyelenggarakan sprint race Formula 1 untuk pertama kalinya pada 2026 dalam rangkaian GP Kanada. Perlombaan yang terletak di Montreal tersebut dijadwalkan berlangsung pada 22–24 Mei 2026. Keputusan memasukkan Montreal untuk memberikan variasi karakter trek yang lebih menantang bagi para pembalap.

Sirkuit ini cukup terkenal dengan lintasan lurus yang panjang dan zona pengereman keras yang sering menciptakan peluang untuk menyalip. Tikungan terakhir yang dikenal sebagai Wall of Champions juga mampu menghadirkan berbagai drama yang menentukan hasil balapan. Sprint race 2026 nanti menjadi balapan debut di Montreal sejak sprint pertama kali diperkenalkan pada 2021.

3. Sirkuit Silverstone kembali menggelar sprint race di F1 2026 setelah lama absen

Sirkuit Silverstone kembali dipercaya menjadi tuan rumah sprint race pada 2026 setelah sempat absen selama beberapa tahun. Silverstone sendiri memiliki peran yang krusial karena merupakan lokasi pertama uji coba sprint Formula 1 pada 2021. Karakteristik trek yang cepat dengan dominasi tikungan high-speed membuat sirkuit ini menantang bagi pembalap.

Sejarah mencatat, Silverstone pertama kali menyelenggarakan sprint pada 2021 yang dimenangkan Max Verstappen. Pembalap asal Belanda tersebut memenangkan sprint setelah memimpin seluruh putaran. Kemenangan itu terjadi di tengah persaingan sengit antara Verstappen dan Lewis Hamilton dalam perebutan gelar juara dunia 2021. Rangkaian GP Inggris 2026 berikutnya berlangsung pada 3–5 Juli 2026. Verstappen dan Hamilton bisa mengulang persaingan mereka di sana.

4. Sirkuit Zandvoort akan menggelar sprint race GP Belanda yang berlangsung pada Agustus 2026

Sirkuit Zandvoort dijadwalkan melakoni debutnya sebagai tuan rumah sprint race di Formula 1 2026. GP Belanda ini berlangsung pada 21–23 Agustus 2026. FIA selaku penyelenggara memilih Zandvoort karena antusiasme luar biasa dari para pendukung Max Verstappen yang selalu meriah.

Lintasan di sana memiliki karakteristik unik berupa beberapa tikungan miring (banked corner) yang jarang ditemukan pada sirkuit F1 lainnya. Salah satunya pada tikungan terakhir, Arie Luyendykbocht, yang memungkinkan pembalap melaju dalam kecepatan tinggi saat memasuki lintasan lurus utama. Sprint race di Zandvoort diprediksi menyajikan duel sengit mengingat karakter treknya yang relatif sempit.

5. Marina Bay Street Circuit menjadi satu-satunya sirkuit jalan raya yang menggelar sprint race F1 2026

Marina Bay Street Circuit juga akan menyelenggarakan sprint race untuk pertama kalinya pada 2026 melalui GP Singapura. Selain menjadi debut bagi balapan pendek, Marina Bay ditetapkan sebagai lokasi penutup rangkaian sprint race pada kalender Formula 1 2026. Seri GP Singapura ini dijadwalkan pada 9–11 Oktober 2026 dengan sesi sprint digelar pada Sabtu dan balapan utama pada Minggu.

Menariknya, sirkuit ini menjadi satu-satunya lintasan jalan raya penuh yang terpilih untuk menggelar sprint race F1 2026. Karakteristik lintasan yang sempit dengan dinding pembatas yang sangat rapat akan sangat menuntut konsentrasi tinggi. Terlebih lagi, kombinasi suhu panas dan kelembapan ekstrem khas Asia Tenggara menjadikan dua balapan di Marina Bay nanti berpotensi melelahkan bagi para pembalap.

Formula 1 menggelar sprint race pada 2026 di enam sirkuit berbeda yang tersebar di berbagai negara. Menariknya, terdapat tiga sirkuit baru yang akan debut pada tahun ini. Rangkaian sprint F1 2026 berlangsung mulai dari Shanghai International Circuit hingga Marina Bay Street Circuit.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team