Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
2 Final Liga Champions, Kesedihan yang Sama Bagi Arsenal
Para pemain Arsenal berselebrasi merayakan gol Kai Havertz (depan) (AFP / Glyn Kirk)
  • Arsenal kembali gagal di final Liga Champions 2025/26 setelah kalah adu penalti 3-4 dari PSG di Puskas Arena, memperpanjang catatan pahit mereka di ajang ini.
  • Kekalahan ini menjadi yang kedua bagi Arsenal di final Liga Champions sejak musim 1992/93, setelah sebelumnya tumbang dari Barcelona pada musim 2005/06.
  • Meskipun datang sebagai juara Premier League dan menyingkirkan tim kuat seperti Leverkusen, Sporting, serta Atletico Madrid, Arsenal tetap belum mampu menuntaskan misi juara Eropa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Setelah 20 tahun lamanya, ternyata tak ada yang membaik dari Arsenal saat mentas di final Liga Champions. Mereka selalu dilanda kesedihan dan penderitaan yang sama.

Terbaru, Arsenal kalah dari Paris Saint-Germain (PSG) dalam laga final Liga Champions 2025/26. Berlaga di Puskas Arena, Sabtu (30/5/2026) malam WIB, mereka kalah adu penalti dengan skor 3-4.

Bagi Arsenal, ini jadi kekalahan kedua di final Liga Champions sejak musim 1992/93. Kekalahan pertama didapat pada musim 2005/06 silam, tatkala mereka kalah dari Barcelona dengan skor 1-2.

Ketika itu, Arsenal dilanda harapan tinggi. Apalagi mereka sempat mengalahkan tim-tim macam Real Madrid dan Juventus di fase gugur. Namun, ekspektasi itu buyar lewat sebuah kekalahan di laga penting bernama final.

Musim ini hal serupa terjadi lagi. Arsenal menjawab semua keraguan dengan melaju ke final. Tidak tanggung-tanggung, mereka masuk ke final Liga Champions musim ini sebagai juara Premier League.

Di fase gugur, Arsenal mengalahkan tim-tim macama Bayer Leverkusen, Sporting, hingga Atletico Madrid. Di final Liga Champions 2025/26, mereka juga sempat tampil meyakinkan, terutama di babak pertama.

Namun saat masa krusial, Arsenal kembali gagal menunjukkan taji,. Dalam laga adu penalti, Gabriel Magalhaes dan Eberechi Eze gagal menjalankan tugas. Final Liga Champions 2025/26 pun kembali berakhir duka.

Editorial Team

Related Article