Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
3 Fakta Menarik Usai Manchester United Tekuk Liverpool di Old Trafford
Gelandang Manchester United, Kobbie Mainoo usai cetak gol ke gawang Liverpool (AFP / Darren Staples)
  • Manchester United menang dramatis 3-2 atas Liverpool di Old Trafford lewat gol penentu Kobbie Mainoo pada menit ke-77 setelah sempat disamakan di babak kedua.
  • MU mencatat sejarah baru dengan unggul dua gol tercepat atas Liverpool dalam 14 menit pertama, berkat aksi Matheus Cunha dan Benjamin Sesko.
  • Liverpool kembali gagal mengantisipasi bola mati hingga kebobolan ke-17 musim ini, sementara Sesko jadi pemain tersubur MU pasca pemecatan Ruben Amorim.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Drama tersaji di Old Trafford kala Manchester United menjamu Liverpool dalam lanjutan Premier League musim 2025/26, Minggu (3/5/2026). Duel di Old Trafford itu dimenangi Setan Merah dengan skor 3-2.

Kedua fans yang menonton laga ini mendapat sensasi senam jantung. MU sukses unggul dua gol lebih dahulu lewat aksi Matheus Cunha (6') dan Benjamin Sesko (14'), namun Liverpool berhasil menyamakannya di babak kedua berkat gol Dominik Szoboszlai (47'), disusul Cody Gakpo (56').

Saat laga tampak akan berakhir imbang, Kobbie Mainoo muncul sebagai penentu kemenangan tuan rumah. Dia menjebol gawang yang dikawal Freddie Woodman pada menit 77, sekaligus menutup drama di Old Trafford.

Pertandingan ini pun melahirkan sejumlah fakta menarik. Berdasarkan data Opta dan Squawka, berikut IDN Times sajikan untuk kamu tiga fakta menariknya!

1. MU tulis sejarah baru

Dalam laga ini, MU mengukir sejarah baru dalam pertemuannya dengan Liverpool. Sejarah baru itu menyusul gol cepat yang dicatatkan Cunha dan Sesko, untuk membawa Setan Merah unggul 2-0 dalam kurun waktu 14 menit.

Menurut Opta, itu menjadi catatan tercepat bagi MU untuk unggul dengan margin dua gol atas The Reds sepanjang sejarah pertemuannya di Premier League.

2. Liverpool rapuh hadapi bola mati

Kekalahan di Manchester juga memaksa pelatih Arne Slot untuk melakukan evaluasi, khususnya dalam bertahan mengantisipasi bola mati. Itu karena mereka lagi-lagi kebobolan dari situasi tersebut, saat Cunha membawa MU unggul 1-0.

Total, Liverpool sejauh ini sudah kebobolan 17 kali dari situasi bola mati, tidak termasuk penalti. Ini menjadi catatan terburuk mereka di Premier League, melampaui rekor pada musim 1992/93 lalu, 16 kebobolan.

3. Sesko tajam setelah Amorim pergi

Sesko yang menggandakan keunggulan Setan Merah juga membuat rekor. Sejak manajemen MU mendepak Ruben Amorim dari kursi pelatih, tidak ada pemain yang mencetak lebih banyak gol dari Sesko, yakni sembilan.

Kemenangan ini memperkokoh posisi MU di peringkat tiga klasemen sementara, dengan torehan 64 poin. Situasi tersebut memastikan mereka lolos ke Liga Champions musim depan.

Sementara, posisi Liverpool lebih rawan dalam perebutan tiket Liga Champions. Mereka berada di peringkat empat dengan 58 poin, ditempel ketat Aston Villa, Bournemouth, dan Brighton and Hove Albion.

Editorial Team