Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
3 Pemain Non-Kiper Tertua yang Tampil di Semifinal Turnamen Mayor
Jesus Navas (uefa.com)

Tidak mudah bagi pesepak bola dalam menjaga kebugaran fisik dan level permainan ketika berusia lebih dari 35 tahun. Sebagian pemain bahkan memilih pensiun dari sepak bola saat sudah memasuki usia 30 tahunan. Contohnya adalah Toni Kroos yang gantung sepatu saat usianya baru 34 tahun. Akan tetapi, beberapa pemain nonkiper masih mampu bermain di turnamen dengan level intensitas tinggi seperti Piala Dunia dan Euro.

Mereka bahkan menjadi pilihan utama kala negaranya bermain di semifinal turnamen mayor. Pengalaman serta kematangan mental menjadi kelebihan utama yang dimiliki para pesepak bola veteran ini. Inilah tiga pemain non-kiper tertua yang mencatat penampilan di semifinal turnamen mayor.

1. Gunnar Gren bermain di semifinal Piala Dunia 1958 saat usianya 37 tahun 236 hari

Gunnar Gren (x.com/FIFAWorldCup)

Gunnar Gren merupakan salah satu legenda sepak bola Swedia yang pernah berkarier di Serie A Italia bersama AC Milan dan Fiorentina. Ia mampu menjaga kebugaran fisiknya sehingga masih diandalkan Swedia saat berpartisipasi di Piala Dunia 1958. Gren berhasil menciptakan sejarah dengan Swedia dalam turnamen tersebut.

Ia menjadi pemain non-kiper tertua Swedia yang tampil di Piala Dunia. Gren bahkan selalu bermain sejak menit pertama dalam lima pertandingan Piala Dunia 1958. Salah satu laga terbaiknya terjadi ketika Swedia mengalahkan Jerman 3-1 di semifinal. Gren mencetak satu gol dalam pertandingan itu. Ia sudah berusia 37 tahun 236 hari. Sayangnya, Swedia harus puas menjadi runner-up usai kalah 2-5 dari Brasil di laga final.

2. Fritz Walter tampil dalam laga yang sama dengan Gren dengan usianya 37 tahun 236 hari

Fritz Walter (tengah) (dfb.de)

Fritz Walter adalah legenda Jerman dan FC Kaiserslautern yang begitu dihormati. Ia menjadi bagian dari tim Der Panzer yang meraih gelar juara Piala Dunia pada 1954. Walter berhasil menorehkan 3 gol dan 6 assist dalam 6 pertandingan Piala Dunia 1954. Ia saat itu sudah berusia 34 tahun.

Walter masih diandalkan Jerman kala berlaga di Piala Dunia 1958. Ia membuktikan kualitas permainannya dengan memberikan 3 assist dari 5 laga. Walter selalu menjadi starter di lima pertandingan Piala Dunia 1958, termasuk saat menghadapi Swedia di semifinal. Usianya sudah mencapai 37 tahun 236 hari. Sayangnya, Jerman kalah dari Swedia dengan skor 1-3. Fritz Walter sendiri kini diabadikan sebagai nama stadion milik FC Kaiserslautern.

3. Jesus Navas menjadi starter di semifinal Euro 2024 kala berusia 38 tahun 231 hari

Jesus Navas (kanan) (uefa.com)

Jesus Navas mendapat kepercayaan dari pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, untuk mengisi posisi bek kanan saat menghadapi Prancis di laga semifinal Euro 2024. Ia diharapkan mampu mengisi posisi Dani Carvajal yang mendapat larangan tampil akibat akumulasi kartu kuning. Navas mampu tampil maksimal dalam menghentikan serangan-serangan Prancis.

Ia beberapa kali menghalau pergerakan Ousmane Dembele yang memiliki kecepatan dan kemampuan dribel apik. Navas sudah memasuki usia 38 tahun 231 hari saat tampil di semifinal Euro 2024. Ia kemudian diganti Daniel Vivian pada babak kedua menit ke-58. Navas menjadi satu-satunya pemain aktif dari generasi emas Spanyol yang menjuarai Piala Dunia 2010 dan Euro 2012. Ia berpeluang titel juara Euro keduanya jika mampu memenangkan pertandingan final.

Ketiga pemain di atas berhasil menorehkan rekor yang sulit dicapai pemain lain. Sebab, kebanyakan pesepak bola yang sudah berusia 35 tahun ke atas memilih gantung sepatu atau performanya sudah menurun. Tidak heran, ketiga pemain ini dianggap legenda di negaranya masing-masing.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team