Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Kiper yang Tampil Apik walau Berusia Lebih dari 30 Tahun
Keylor Navas (ligue1.com)

Penjaga gawang adalah satu-satunya pemain di atas lapangan yang tidak harus lari terus-menerus sepanjang 90 menit. Itulah mengapa karier seorang penjaga gawang bisa lebih lama jika dibandingkan dengan pemain di posisi lain. Jika pada umumnya seorang pesepak bola pensiun pada umur 35 tahun, maka seorang penjaga gawang akan pensiun pada umur mendekati 40 tahun atau setelah 40 tahun.

Banyak nama-nama penjaga gawang yang tetap tampil solid dan masih menjadi pilihan utama, baik di klub maupun tim nasional, walaupun usia mereka sudah lebih dari 30 tahun. Performa mereka belum menurun dan masih dalam puncak permainan. Siapa saja mereka?

1. Manuel Neuer - 35 tahun (Bayern Munchen)

Manuel Neuer (bundesliga.com)

Konsep sweeper-keeper pertama kali diperkenalkan Manuel Neuer. Penjaga gawang asal Jerman itu sangat brilian, baik bersama Bayern Munchen dan timnas Jerman. Neuer yang sudah berusia 35 tahun itu telah menjadi salah satu kiper terbaik dalam sejarah sepak bola.

Neuer adalah salah satu kiper yang berani maju ke depan dan meninggalkan area kotak penalti dan membantu pertahanan. Hal ini menjadi daya tarik dari gaya bermain Neuer.

Walau sudah veteran, Neuer tetap dipercaya pelatih Julian Nagelsmann sebagai penjaga gawang utama Bayern Munchen musim ini. Sejauh musim ini, Neuer sudah bermain dalam 15 laga di semua ajang, kebobolan 16 gol dan meraih 6 kali clean sheets. Bahkan, Neuer belum kebobolan di ajang Liga Champions.

2. David de Gea - 30 tahun (Manchester United)

David de Gea (premierleague.com)

Dalam satu dekade terakhir, tak ada kiper yang bisa menggusur posisi David de Gea sebagai penjaga gawang utama Manchester United. De Gea datang dari Atletico Madrid pada musim panas 2011/2012. Ia menjadi salah satu pemain yang langsung diamati Sir Alex Ferguson.

De Gea telah membuat 349 penampilan di Premier League. De Gea memiliki refleks yang luar biasa. Ia mampu menghentikan tembakan dengan tangan dan kakinya. Walaupun Manchester United tidak stabil usai Sir Alex Ferguson mundur, penampilan De Gea tetap konsisten di bawah gawang The Red Devils.

Musim ini, De Gea masih menjadi pilihan utama, bahkan selalu tampil dalam semua laga Premier League musim ini. Total, musim ini, De Gea sudah kebobolan 20 gol dan hanya meraih 2 clean sheets dalam 13 laga yang ia mainkan di semua ajang.

3. Keylor Navas - 34 tahun (Paris Saint-Germain)

Keylor Navas (ligue1.com)

Dengan kedatangan Gianluigi Donnarumma pada awal musim 2021/2022, posisi Keylor Navas di PSG mulai terancam. Nyatanya, hal tersebut tidak terjadi karena Navas tetap menjadi kiper utama PSG dengan Donnarumma sebagai kiper pelapisnya.

Walaupun postur tubuhnya tidak terlalu tinggi untuk seorang kiper, Navas memiliki kelebihan dalam hal refleks dan antisipasi serangan melalui bola datar. Kelincahan dan energinya membantu Navas melakukan beberapa penyelamatan akrobatik. Meskipun terkadang kurang konsisten, Navas adalah penjaga gawang yang cukup andal secara keseluruhan.

Sejauh musim ini, Navas sudah mengawal gawang PSG dalam 10 laga, mencatatkan 3 kali clean sheets dan 10 kali kebobolan. Menarik ditunggu apakah Navas bisa tetap menjadi piihan utama PSG walaupun dengan kedatangan Donnarumma yang berstatus sebagai kiper muda paling berbakat saat ini.

4. Kasper Schmeichel - 34 tahun (Leicester City)

Kasper Schmeichel (premierleague.com)

Kasper Schmeichel adalah sosok terkenal di Premier League saat ini. Hal itu karena penampilannya yang konsisten selama bertahun-tahun. Putra dari Peter Schmeichel ini membuat ayahnya bangga.

Dengan Leicester City, Kasper Schmeichel menjadi pemain yang sangat penting. Ia sangat pintar menempatkan dirinya dan memiliki kemampuan menangkap bola yang baik. Ketenangannya di dalam kotak penalti menjadi kunci untuk membantu bek The Foxes tetap disiplin di lini belakang.

Karena penampilannya yang luar biasa, Kasper Schmeichel dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Denmark pada 2016, 2017, 2019, dan 2020. Kasper Schmeichel musim ini telah tampil dalam 14 laga bersama Leicester City. Ia mencatatkan 2 kali clean sheets dan sudah kebobolan 23 gol.

5. Samir Handanovic - 37 tahun (Inter Milan)

Samir Handanovic (legaseriea.it)

Samir Handanovic menjadi penjaga gawang utama Inter Milan dalam satu dekade terakhir. Penjaga gawang asal Slovenia ini telah mencatatkan 403 penampilan untuk Nerazzurri.

Pemain berusia 37 tahun ini memiliki kemampuan komunikasi yang baik dengan para bek, membantu mereka untuk tetap solid dalam bertahan, juga menjadi pemain kunci Inter Milan musim lalu yang meraih scudetto. Mantan kiper Udinese itu dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Slovenia pada 2009, 2011, dan 2012.

Handanovic saat ini memegang rekor penyelamatan penalti terbanyak di Serie A dengan 26 penyelamatan. Musim ini, Handanovic sudah bermain dalam 14 laga di semua ajang. Ia mencatatkan 14 kali kebobolan dan mengantongi 4 kali clean sheets.

Bagi seorang penjaga gawang, usia 30 tahun ke atas berarti belum mendekati akhir dari karier mereka. Seorang penjaga gawang bisa saja bermain lebih lama lagi dibandingkan dengan pemain dari posisi yang lainnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team