Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
AC Milan Kalah Telak di Final Coppa Italia, Begini Reaksi Gattuso
Twitter.com/acmilan

Tampil di final Coppa Italia, AC Milan punya harapan besar untuk menjadi juara. Bukan hanya untuk meraih trofi, tetapi juga mendapatkan tiket lolos ke Liga Europa musim depan. Namun, yang terjadi, bukannya meraih trofi, Milan malah dipermalukan. 

Menghadapi Juventus di final yang digelar di Stadion Olimpico di Kota Roma, Milan kalah telak 0-4, Rabu (9/5/2018) malam waktu setempat atau Kamis (10/5/2018) dini hari waktu Indonesia. Pelatih Milan, Gennaro Gattuso menjadi orang yang paling terpukul deangan kekalahan telak ini. Bagaimana reaksi Gattuso menyikapi kekalahan ini?

1. Anggap skor akhir tidak mencerminkan penampilan Milan di lapangan

fourfourtwo.com

Sebelum pertandingan, Gennaro Gattuso sangat bersemangat menyambut final Coppa Italia ini. Menurutnya, Juventus lebih diunggulkan karena memiliki materi pemain-pemain juara. Namun, dia menyebut Juve juga memiliki kelemahan yang bisa dimanfaatkan timnya. Karenanya, Milan akan bermain menyerang dan tidak menunggu di area pertahanan. 

Dan memang, di final dini hari tadi, Milan sejatinya tidak bermain buruk. Di babak pertama, Milan mampu mengimbangi Juve. Kedua tim bermain 0-0. Milan juga beberapa kali mampu menciptakan peluang. Namun, di babak kedua, Milan kemudian kemasukan tiga gol hanya dalam delapan menit.

Berawal dari gol Mehdi Benatia di menit ke-56, kemudian gol Douglas Costa di menit ke-61 dan gol kedua Benatia di menit ke-64 serta gol bunuh diri Nikola Kalinic di menit ke-76 seperti dikutip dari soccerway.com.

"Beginilah sepak bola. Hasil akhir terkadang tidak mencerminkan penampilan di lapangan. Sampai menit ke-56, kami telah bermain sesuai rencana kami dan Juve tidak pernah menyulitkan kami," ujar Gattuso dikutip dari football-italia.net.

2. Sebut Milan harus membayar beberapa kesalahan sendiri

Twitter.com/acmilan

Penampilan Milan memang sejatinya tidak buruk. Namun, anak asuh Gattuso membuat beberapa error (kesalahan) yang berakibat fatal dan melemahkan mental tanding mereka. Setelah gol sundulan Benatia, Milan mencoba bangkit.

Namun, lima menit dari gol pertama, Juve justru mendapat gol kedua karena error kiper Gianluigi Donnarumma. Berniat menepis sepakan Douglas Costa, bola hasil tepisan Donnarumma justru masuk ke gawang sendiri. Di menit ke-64, Donnarumma kembali membuat error.

Dia tidak lengket ketika mengamankan bola sundulan pelan Mario Manduzkic, bola muntah disambar Benatia. Dan di menit ke-76, upaya Kalinic menyundul bola sepakan corner Miralem Pjanic, justru masuk ke gawang sendiri.

"Kami telah membuat beberapa kesalahan sendiri dan kami harus membayar kesalahan itu. Kami harus menerima hasil ini," ujar Gattuso dikutip dari goal.com.

3. Jadikan bahan evaluasi untuk move on menghadapi 2 laga terakhir di Serie A

Instagram.com/acmilan

Kegagalan Milan menjuarai Coppa Italia membuat I'rossoneri--julukan Milan, tidak hanya gagal mendapatkan trofi. Milan juga membuang peluang mengamankan tiket lolos ke Liga Europa. Andai bisa juara, Milan sudah pasti tampil di fase grup Liga Europa musim depan tanpa melalui babak kualifikasi.

Kini, Milan harus berjuang untuk mengamankan peluang lolos ke Liga Europa. Syaratnya, Milan harus bisa finish di peringkat 5-6. Saat ini, Milan ada peringkat 6 dengan 60 poin. Namun, Milan belum aman karena dikuntit oleh Atalanta (36 poin) dan Fiorentina (57 poin).

Menariknya, di dua laga terakhir Serie A musim ini, Milan akan bertamu ke markas Atalanta (13/5/2018) dan menjamu Fiorentina (21/5/2018). Gennaro Gattuso menyebut Milan harus segera move on dari kekalahan di final Coppa Italia.

"Kekalahan ini memang menyakitkan. Ada 40 ribu fans kami yang hadir di final dan kai memberi mereka hasil seperti ini. Namun, kami kini harus fokus menghadapi dua pertandingan melawan tim yang tengah tampil bagus. Kami akan mencoba masuk ke Liga Europa, tentunya dengan penampilan yang lebih baik dari ini," ujar Gattuso dikutip dari football-italia.net.

Fans Milan tentunya berharap agar Hakan Calhanoglu dkk bisa segera move on dari kekalahan di final Coppa Italia dan kembali bermain bagus di dua pertandingan sisa Serie A Italia.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team