Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Adhyaksa FC Bermarkas di Kalimatan Tengah, Ganti Nama Klub?
Duel PSMS kontra Adhyaksa FC di Stadion Utama Sumut pada lanjutan Championship, Sabtu (25/4/2026) (IDN Times/Doni Hermawan)
  • Adhyaksa FC resmi bermarkas di Kalimantan Tengah setelah menandatangani kerja sama dengan Pemprov Kalteng untuk tampil di Super League musim 2026/27.
  • Manajemen klub membawa program Elite Pro Academy U-16, U-18, dan U-20 guna membina talenta muda lokal serta memperkuat ekosistem sepak bola daerah.
  • Eko Setyawan memberi sinyal kemungkinan perubahan nama menjadi Kalteng Football Club, sementara Pemprov Kalteng menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan infrastruktur dan pembinaan olahraga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Klub promosi Adhyaksa FC memiliki markas baru untuk mengarungi kompetisi Super League musim 2026/26. Mereka menjadi wajah Kalimantan Tengah (Kalteng) di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Kepastian itu datang setelah Adhyaksa FC menjalin kerja sama dengan Pemprov Kalteng. Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan kerja sama (MoU) kedua belah pihak, di Kalteng, Senin (22/6/2026) malam waktu setempat.

1. Bawa program Elite Pro Academy (EPA) untuk bibit lokal

Adhyaksa FC kerja sama dengan Pemprov Kalteng. (Dok. Adhyaksa FC).

Kehadiran Adhyaksa FC di Kalteng tak sekadar untuk menumpang bermarkas. Manajemen klub berkomitmen untuk membangun ekosistem pembinaan usia dini dengan membawa Elite Pro Academy (EPA) U-16, U-18, dan U-20.

Presiden Klub Adhyaksa FC, Eko Setyawan, menilai Kalteng adalah provinsi besar yang membutuhkan kehadiran klub profesional. Dengan begitu, pembinaan di tingkat akar rumput memiliki jenjang dan progres yang jelas.

"Pak Gubernur (Agustiar Sabran) sangat antusias menyambut kerja sama ini. Dukungan pemerintah daerah terhadap sepak bola sangat kami butuhkan," kata Eko Setyawan, dalam keterangan resmi klub.

2. Siap bantu bangun infrastruktur dan ganti nama klub

Duel PSMS kontra Adhyaksa FC di Stadion Utama Sumut pada lanjutan Championship, Sabtu (25/4/2026) (IDN Times/Doni Hermawan)

Eko juga memastikan pihaknya siap turun tangan memberikan masukan terkait kebutuhan infrastruktur sepak bola di seluruh kabupaten dan kota di Kalteng. Tujuannya agar gairah sepak bola benar-benar merata dan fasilitas latihan memenuhi standar pembinaan yang layak.

Menariknya, Eko juga memberikan sinyal kuat terkait kemungkinan mengganti nama klub, menjadi Kalteng Football Club. Pergantian nama klub itu agar lebih menyatu dengan masyarakat setempat.

"Terkait identitas klub tentu akan menyesuaikan dengan daerah tempat kami berkandang, tidak menutup kemungkinan nantinya menjadi Kalteng Football Club," ujar Eko.

3. Kalteng sambut baik kehadiran Adhyaksa FC

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran raih penghargaan Inovasi Membangun Negeri. (Dok. Istimewa)

Agustiar Sabran menyambut niat baik tersebut dan memastikan dukungan penuh pemerintah daerah. Khususnya soal sarana dan prasarana.

"Kami menyambut baik dan memberikan apresiasi atas komitmen Adhyaksa FC yang memilih Kalimantan Tengah sebagai rumah baru. Ini bukan hanya tentang menghadirkan klub sepak bola profesional, tetapi juga tentang membangun ekosistem olahraga yang sehat, membina talenta-talenta muda daerah, serta menumbuhkan kebanggaan masyarakat Kalimantan Tengah," ujar Agustiar.

Editorial Team

Related Article