Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Akhir dari Era, Bernardo Silva Cabut dari Manchester City
Etihad Stadium menggelar pertandingan Manchester City (unsplash.com/Jonny Gios)
  • Bernardo Silva dipastikan meninggalkan Manchester City pada Juni 2026 dengan status bebas transfer setelah sembilan tahun membela klub dan mempersembahkan banyak trofi bergengsi.
  • Asisten manajer Pep Lijnders menilai kepergian Silva membuka peluang bagi pemain muda akademi untuk tampil, meski kualitas dan gaya bermain mereka akan membawa dimensi berbeda di lini tengah.
  • Guardiola memuji kontribusi luar biasa Silva sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah dilatihnya, sementara Nico O'Rilley disebut berpotensi meneruskan peran penting di lini tengah City.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Sejumlah pemain pilar dalam generasi emas Manchester City perlahan menghilang. Terbaru, Bernardo Silva akan cabut dari ManCity pada Juni 2026 mendatang.

Silva akan cabut dengan status free transfer karena kontraknya habis di musim panas 2026 nanti. Selain itu, ini juga menjadi jawaban atas pernyataan Silva yang mau memikirkan ulang masa depannya bersama The Citizens beberapa waktu lalu.

1. Pemain unik yang tak tergantikan

Silva sudah membela ManCity nyaris satu dekade, tepatnya sembilan tahun. Dia sudah mempersembahkan sejumlah gelar, termasuk enam trofi Premier League dan satu mahkota Liga Champions.

Bukan hanya soal trofi, tapi karakter Silva begitu unik dan sulit dicari. Pemain dengan kreativitas serta daya jelajah tinggi seperti Silva, belakangan sudah langka.

"Anda tak akan pernah mengganti seorang pemain dengan karakter persis seperti sebelumnya karena memang tak ada. Bernardo Silva itu unik. Caranya mengontrol permainan, bergerak, mengontrol, memimpin. Dia jadi solusi dan semua ada dalam dirinya," ujar asisten manajer ManCity, Pep Lijnders, dilansir Daily Mirror.

2. Waktunya yang muda bicara

Bagi Lijnders, kepergian Silva menjadi momen buat para pemain muda unjuk gigi. Lijnders mengaku sebenarnya banyak pemain muda yang siap untuk promosi dan menggantikan posisi Silva. Namun, kualitasnya tak akan selalu sama dan pastinya memberikan dimensi berbeda.

"Mereka juga bisa menawarkan sejumlah dimensi di lini tengah. Jika kalian melihat anak-anak muda di akademi, mereka akan melangkah untuk berkembang. Tapi, paling penting adalah pemain senior yang bertahan lama, loyal, selalu ada di sisi tim ini," kata Lijnders.

3. Dari Silva ke Silva, kini O'Rilley

Sebelum Silva, ManCity juga punya David Silva, pemain kreatif dengan daya jelajah tinggi. Guardiola menyatakan jika Silva merupakan pemain terbaik yang pernah dilatihnya. Bukan cuma soal kualitas olah bolanya, tapi juga kecerdasannya di atas rata-rata.

"Tak terlalu sering terlibat dalam cetak gol atau assist, tapi selalu memberikan kontribusi lebih dan merupakan salah satu pemain terbaik yang pernah saya latih," ujar Guardiola.

Kini, tongkat estafet Silva ke Silva, bisa diteruskan lagi oleh Nico O'Rilley. Permainannya memang tak sama, tapi O'Rilley memiliki kemampuan serbabisa serta kecerdasan luar biasa yang mampu membuat lini tengah ManCity disegani.

Editorial Team