TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Profil Arema FC: Sejarah, Prestasi, Stadion, dan Pemain Legenda

DIbentuk pada 11 Agustus 1987

Sejumlah pesepak bola dan staf pelatih PSIS Semarang memberi penghormatan di tengah lapangan kepada suporter mereka usai pertandingan semifinal leg 1 Piala Presiden 2022 melawan Arema FC di Stadion Jatidiri Semarang, Jawa Tengah, Kamis (7/7/2022). PSIS Semarang selaku tuan rumah dikalahkan Arema FC dengan skor 0-2. ANTARA/Aji Styawan

Arema FC merupakan salah satu klub sepak bola terbesar di Indonesia. Klub asal Kota Malang, Jawa Timur ini dibentuk pada tahun 1987. Seperti diketahui, Arema FC tengah berpartisipasi dalam BRI Liga 1 Indonesia yang bermarkas di Stadion Kanjuruhan.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa Arema FC pernah berganti nama 4 kali. Mulai dari PS Arema Malang (1987-1995, PS Arema Bentoel (1995-2009), lalu menjadi Arema indonesia FC (2009-2013), Arema Cronus (2013-2016), hingga yang saat ini dipakai adalah Arema FC (2017-saat ini).

Mau tahu secara lengkap profil Arema FC? IDN sudah merangkum seputar profil Arema FC mulai dari sejarah berdirinya Arema FC, prestasi yang diraih, para pemain legenda, hingga stadion yang digunakan sebagai markas Arema FC. Simak, yuk!

1. Sejarah pendirian Arema FC

patung singa arema (instagram.com/update.malang)

Profil Arema FC wajib dimulai dari sejarah pendirian Arema FC. Klub kebanggaan warga Malang, Jawa Timur ini didirikan pada 11 Agustus 1987. Sebelumnya, pencinta sepak bola Malang masih mendukung Persema Malang yang lebih dulu ada sejak 1953. 

Awal mula rencana pembentukan Arema berawal dari ide Acub Zaenal, Gubernur Irian Jaya ketiga dan beberapa pengurus PSSI era 80-an untuk mendirikan klub Malang yang akan bermain di Galatama. Mereka juga sempat bekerja sama dengan almarhum Dirk "Derek" Sutrisno, pendiri klub Armada '86, untuk membentuk klub Perkesa '78.

Peran Dirk dalam pembentukan klub Arema bisa dibilang sangat penting. Nama Arema bahkan sebelumnya adalah Aremada, yaitu gabungan dari Armada dan Arema. Walaupun begitu, namanya tetap diubah menjadi Arema '86. Dirk pun saat itu sempat mengalami kesulitan pendanaan yang menyebabkan berbagai hambatan pada klub.

Nah, sejak saat itu Acub Zaenal mengambil alih dan ingin menyelamatkan Arema '86 dari kebangkrutan. Nama Arema '86 pun ikut diganti sejak diambil alih oleh Acub Zaenal. Namanya menjadi Arema Indonesia dan terdaftar sebagai peserta Galatama.

Barulah sebuah klub bernama Arema Indonesia secara resmi berdiri pada 11 Agustus 1987 sesuai akta notaris Pramu Haryono S.H. Nomor 58.

Yang menarik adalah pemilihan logo singa sebagai simbol kebanggaan Arema dipilih karena mengikuti horoskop zodiak Leo yang berwujud singa. Memilih zodiak Leo karena berada di bulan Agustus, bulan berdirinya Arema FC kala itu.

2. Prestasi yang diraih

Pemain Arema FC Feby Eka (kanan) berebut bola dengan pemain Persita Syaeful Anwar (kiri) pada pertandingan Liga 1 di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Selasa (15/2/2022) malam. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/aww.

Tak bisa dimungkiri bahwa Arema FC menjadi salah satu klub besar yang tidak bisa dipandang sebelah mata oleh pencinta sepak bola di Indonesia. Dibuktikan dengan banyaknya gelar juara yang Arema FC dapatkan sejak berdiri hingga saat ini.

Profil Arema FC pada bagian ini akan memberikan daftar lengkap gelar juara yang pernah didapat Arema FC, berikut daftarnya:

  • Juara Piala HUT Arema ke-5 tahun 1992
  • Juara Galatama musim 1992-1993
  • Juara Copa Indonesia tahun 2005
  • Juara Copa Indonesia tahun 2006
  • Juara Indonesia Super League (ISL) musim 2009-2010
  • Runner-up ISL musim 2010-2011
  • Runner-up ISL musim 2012-2013
  • Juara Menpora Cup tahun 2013
  • Juara Piala Gubernur Jatim tahun 2013
  • Juara Trofeo Persija Cup tahun 2013
  • Juara Trofeo Persija Cup tahun 2015
  • Juara SCM Cup tahun 2015
  • Juara Inter Island Cup tahun 2014
  • Juara Bali Island Cup tahun 2015
  • Juara Sunrise of Java Cup tahun 2015
  • Juara Piala Bhayangkara tahun 2016
  • Juara Bali Island Cup tahun2016
  • Juara Trofeo Bhayangkara Cup tahun 2017
  • Juara Piala Presiden tahun 2017
  • Juara Piala Presiden tahun 2019

3. Stadion Kanjuruhan

Stadion Kanjuruhan. IDN Times/Bela Ikhsan

Stadion Kanjuruhan menjadi unsur penting dari profil Arema FC. Selain berfungsi sebagai markas Arema FC, stadion ini juga menjadi lokasi tragedi kelam kerusuhan pertandingan sepak bola antara Arema FC vs Persebaya pada Sabtu, 1 Oktober 2022 silam.

Stadion Kanjuruhan yang berlokasi di Kepanjen, Malang, Jawa Timur menjadi markas Arema FC. Stadion ini mulai dibangun pada tahun 1997 dan baru diresmikan pada 9 Juni 2004. Saat itu, peresmiannya dilakukan oleh Presiden RI saat itu, Megawati Soekarnoputri.

Biaya untuk membangun stadion ini pun ditaksir hingga Rp35 miliar dengan kapasitas kursi sekitar 40 ribu. Stadion Kanjuruhan juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas. Contohnya, jumlah toilet di tribun ekonomi ada 28 buah dan di gedung stadion ada 18 buah.

Kemudian juga dilengkapi lampu sorot berdaya 320 kilowatt yang memiliki kekuatan sebesar 1.200 lux. Di samping itu, di atas tribun juga terdapat videotron yang fungsinya untuk menunjukkan waktu dan skor pertandingan.

Baca Juga: 8 Pemain yang Pernah Berkostum Arema dan Persebaya

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya