FC Barcelona menyambut paruh kedua 2025/2026 dengan memimpin klasemen LaLiga Spanyol, tetapi cederanya beberapa pemain menjadi persoalan serius di lini belakang. Cedera parsial anterior cruciate ligament (ACL) yang dialami Andreas Christensen sejak Desember 2025 membuat Blaugrana kehilangan satu-satunya bek tengah berpengalaman yang konsisten tersedia. Dalam situasi tersebut, Barcelona membutuhkan kedalaman skuad sekaligus menjaga keberlangsungan struktur defensif agar tetap fungsional.
Kondisi tersebut memaksa Hansi Flick menyesuaikan prioritas rekrutmen pada bursa transfer Januari 2026. Flick awalnya menginginkan bek tengah murni, tetapi keterbatasan pasar, kondisi finansial, serta regulasi salary cap LaLiga mengarahkan Barcelona pada solusi yang lebih realistis. Dari kacamata strategis, kembalinya Joao Cancelo dengan status pinjaman dari Al-Hilal merepresentasikan keputusan berbasis keterbatasan, alih-alih realisasi dari preferensi ideal Barcelona.
