Igor Tudor meminta bantuan Tomislav Rogic untuk mengasah kemampuan para kiper Tottenham Hotspur. Tudor begitu percaya dengan Rogic karena sebelumnya juga memakai jasanya ketika melatih Lazio pada Maret—Juni 2024, Juventus pada Maret—Oktober 2025, dan Hajduk Split pada Januari—Februari 2014. Seperti Tudor, Rogic juga berasal dari Kroasia. Ia saat ini berusia 50 tahun.
Di luar bekerja sama dengan Tudor, Rogic berkiprah sebagai pelatih kiper di Hajduk Split (Januari—Oktober 2023), Shanghai Port (Januari 2021—Desember 2022), Timnas India (Juni 2019—Desember 2020), Club Brugge (Desember 2017—Juni 2019), Zenit Saint-Petersburg (Juli 2016—Juli 2017), dan Shakhtar Donetsk (Februari 2014—Mei 2016). Rogic pensiun sebagai pemain pada 2010.
Selain 3 nama di atas, Tudor juga akan dibantu 5 sosok lain yang merupakan para asisten pada era Thomas Frank yang dipertahankan manajemen Tottenham Hotspur. Mereka adalah Andreas Georgson yang bertugas sebagai pelatih bola mati, Cameron Campbell dengan jabatan pelatih individu, Fabian Otte yang memegang peran pelatih kiper, dan Stuart Lewis serta Dean Brill yang sama-sama bertindak sebagai pelatih yang menghubungkan antara tim senior dan akademi.
Sebaliknya, Spurs memutuskan untuk melepas tiga asisten lain pada era Frank. Mereka adalah Justin Cochrane dan John Heitinga yang merupakan asisten pelatih serta Chris Haslam yang bertindak sebagai kepala performa pemain. Lantas, mampukah The Lilywhites bangkit dengan komposisi tim pelatih anyar di bawah komando Tudor?