Kenaikan biaya tidak hanya terjadi di sektor kuliner. Sejumlah laporan menyebutkan:
Harga hotel di kota tuan rumah bisa naik lebih dari 300 persen
Tiket pertandingan diprediksi mencapai ratusan hingga ribuan dolar
Biaya transportasi ikut meningkat akibat lonjakan permintaan
Sebagai perbandingan, pada Piala Dunia FIFA 2022 di Qatar, biaya konsumsi dan akomodasi relatif lebih terkendali karena tidak adanya budaya tipping seperti di Amerika Serikat.
Sebuah analisis dar ESPN juga memperkirakan total pengeluaran penggemar yang mengikuti tim favoritnya sepanjang turnamen bisa mencapai 34.000 dolar AS.
Rencana penerapan tip wajib ini memicu perdebatan di media sosial.
Sebagian warganet menilai kebijakan tersebut wajar karena melindungi pendapatan pekerja restoran di tengah lonjakan wisatawan.
Namun, tidak sedikit yang mengkritik dan menyebutnya sebagai praktik yang membebani wisatawan, terutama dari negara yang tidak memiliki budaya tipping.
Dengan lonjakan biaya di berbagai sektor, Piala Dunia FIFA 2026 diprediksi menjadi salah satu ajang olahraga paling mahal dalam sejarah modern.
Bagi banyak penggemar, terutama dari luar Amerika Serikat, pengalaman menonton langsung tidak hanya soal sepak bola, tetapi juga soal kesiapan finansial yang jauh lebih besar dari sebelumnya.