Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Como Libas Juventus di Turin, Derita Si Nyonya Tua Berlanjut
potret pertandingan Como 1907 (unsplash.com/davidjones)
  • Como 1907 berhasil menaklukkan Juventus 2-0 di Allianz Stadium pada lanjutan Serie A giornata ke-26, mempermalukan tuan rumah di depan pendukungnya sendiri.
  • Gol cepat Mergim Vojvoda dan tambahan dari Maxence Caqueret memastikan kemenangan Como meski laga berlangsung alot dan penuh tekanan dari kedua tim.
  • Kekalahan ini memperpanjang tren negatif Juventus yang belum menang dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi, dengan empat kekalahan dan satu hasil imbang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Como 1907 sukses mempermalukan Juventus pada Serie A giornata ke-26, Sabtu (21/2/2026) malam WIB. Berduel di Allianz Stadium, Turin, Como mampu menang dengan skor 2-0.

Duel sebenarnya berjalan alot sejak peluit kick-off dibunyikan. Si Nyonya Tua yang tampil di depan publik sendiri justru cenderung tertekan. Sementara, Como yang cukup mendominasi kurang begitu efektif.

Kendati momentumnya sering terpatahkan di sepertiga akhir lapangan, Como klinis di depan gawang. Mereka hanya butuh 11 menit untuk menjebol gawang tuan rumah, berkat gol Mergim Vojvoda.

Setelah itu, duel berjalan makin alot. Kedua kubu kesulitan untuk merangsek ke jantuh pertahanan lawan. Skor 1-0 milik Como pun bertahan hingga peluit jeda turun minum ditiup.

Juventus langsung melakukan perubahan, dengan memasukkan Francisco Conceicao pada menit ke-46. Como ikut menurunkan Sergi Roberto pada menit ke-60.

Pendekatan rotasi Como berbuah manis lebih dulu. Itu setelah Maxence Caqueret menjebol gawang Si Nyonya Tua semenit kemudian.

Juventus yang tertinggal langsung melakukan banyak perubahan. Jonathan David, Jeremie Boga, Filip Kostic, Vasilije Adzic diturunkan untuk memberikan warna baru di atas lapangan.

Kehadiran mereka berhasil menekan pertahanan I Lariani. Namun, mereka tetap gagal memecah kebuntuan hingga peluit panjang berbunyi, tanda berakhirnya pertandingan.

Kekalahan di Allianz ini sekaligus memperpanjang derita Juventus. Tim asuhan Luciano Spalletti itu gagal meraup poin penuh dalam lima laga beruntun di seluruh kompetisi, dengan catatan empat kekalahan dan sekali imbang.

Editorial Team