Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Cristiano Ronaldo Ternyata Sempat Puasa Ramadan di Al-Nassr
ilustrasi sepak bola (pexels.com/Zyn Aly)
  • Cristiano Ronaldo ternyata sempat berpuasa Ramadan selama dua hari saat membela Al-Nassr, mengikuti rekan-rekannya yang muslim untuk merasakan pengalaman mereka.
  • Keputusan Ronaldo berpuasa didorong rasa penasaran terhadap cara pemain muslim bertahan di tengah jadwal padat serta keinginannya memahami budaya Arab Saudi lebih dalam.
  • Ronaldo sempat kaget dengan jadwal latihan malam selama Ramadan, namun akhirnya memahami alasan perubahan itu demi menjaga kondisi pemain yang sedang berpuasa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kedekatan Cristiano Ronaldo dengan Islam ternyata bukan isapan jempol. Setelah pada 2013 mengakui jika merasa nyaman ketika mendengarkan Mesut Oezil melantunkan ayat Alquran di ruang ganti jelang laga, Ronaldo kini diketahui sempat mencoba berpuasa Ramadan.

Selama bermain bersama Al-Nassr, Ronaldo ternyata melakukannya. Pada Ramadan 2025 lalu, menurut pengakuan mantan pemain Al-Nassr, Shaye Sharahili, Ronaldo ikut berpuasa.

1. Puasa selama dua hari

Sharahili menyatakan jika Ronaldo sempat berpuasa selama dua hari bersama rekan-rekannya di Al-Nassr. Dia mau merasakan bagaimana perjuangan rekan-rekannya yang muslim berlaga saat berpuasa.

"Cristiano Ronaldo berpuasa bersama pemain muslim selama dua hari tahun lalu. Dia mau merasakan bagaimana kaum muslim berpuasa," kata Sharahili dalam siniar Thmanyah Sports dilansir Tribuna.

2. Didorong rasa penasaran

Ronaldo berpuasa, menurut Sharahili, karena penasaran dengan cara pemain Muslim bertahan di tengah jadwal padat kompetisi. Maka dari itu, dia mau menjajalnya demi memahami tantangannya.

Selain itu, CR7 juga mau memahami budaya lokal lebih dalam agar bisa menyatu dengan Arab Saudi.

3. Sempat kaget karena harus latihan malam

Dalam pernyataannya Sharahili mengakui Ronaldo sempat merasa kaget ketika harus menjalani latihan malam hari saat Ramadan. Saat sudah tahu kultur dan ritual berpuasa di periode Ramadan, dia pada akhirnya mengerti.

Latihan malam, ternyata digelar untuk menghindari potensi dehidrasi buat para pemain muslim. Tapi, hal ini tentu berbeda dengan Ronaldo yang sering berlatih pagi atau sore karena tak berpuasa.

Editorial Team