Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Bos Melunak, Cristiano Ronaldo Akhiri Mogok Main di Al-Nassr

ilustrasi sepak bola
ilustrasi sepak bola (pexels.com/Zyn Aly)
Intinya sih...
  • Ronaldo tidak puas dengan PIF karena Al-Hilal mendapat suntikan dana besar untuk belanja banyak di bursa transfer paruh musim, sementara Al Nassr justru tiarap.
  • PIF melunak dan dua kompatriotnya sudah bisa kembali bekerja meski masa depan Ronaldo tetap menjadi tanda tanya besar.
  • Pihak Saudi Pro League mengultimatum tidak ada individu yang bisa mendikte keputusan operator dan klub, termasuk Cristiano Ronaldo.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Cristiano Ronaldo akan kembali bermain untuk Al-Nassr. Megabintang Portugal itu mengakhiri aksi mogok bermain, yang membuatnya melewatkan dua laga Al-Nassr.

Pemain berusia 41 tahun itu sebelumnya melakukan protes keras kepada pemilik klub karena minimnya aktivitas transfer di Januari 2026. Kembalinya Ronaldo ke starting XI menjadi sinyal kalau tuntutan utamanya telah dipenuhi oleh petinggi klub.

1. Iri dengan Al-Hilal?

Ronaldo dikabarkan tidak puas dengan PIF (Public Investment Fund) selaku pemegang saham mayoritas Al-Nassr, Al-Ittihad, Al-Hilal, dan Al-Ahli. PIF dianggap pilih kasih, karena Al-Hilal mendapat suntikan dana besar untuk belanja banyak di bursa transfer paruh musim, sementara Al Nassr justru tiarap.

Menilik Transfermarkt, Al-Hilal belanja sebanyak Rp1,2 triliun. Mereka yang didatangkan adalah Kader Meite, Saimon Bouabre, Murad Al Hawsawi, Rayan Al Dossary, Sultan Mandash, Pablo Mari, dan yang paling sensasional adalah Karim Benzema.

Namun, Al-Hilal mendapatkan Benzema dari Al-Ittihad secara gratis. Kedatangan Benzema dan enam pemain lain itu pun kian menebalkan skuad Al-Hilal yang sedang memimpin klasemen Saudi Pro League musim ini dengan 50 poin, unggul satu angka atas Al-Nassr. Situasi ini yang bikin Ronaldo jengkel dan mengkritisi semua pihak.

2. Protes Ronaldo membuahkan hasil, apa itu?

Protes keras pria yang akrab disapa CR7 itu akhirnya membuahkan hasil manis. PIF dilaporkan melunak. Sebanyak dua kompatriotnya di Portugal, Simao Coutinho (Direktur Olahraga Al-Nassr) dan Jose Semedo (CEO Al-Nassr) sudah bisa kembali bekerja. Mereka sempat diskors PIF, terkait aksi mogok main sang megabintang.

Meski konflik sudah teratasi, masa depan Ronaldo di Arab Saudi tetap menjadi tanda tanya besar. Mantan bintang Real Madrid itu memang masih terikat kontrak hingga akhir musim depan, namun keretakan hubungan ini diprediksi dapat mengubah situasinya.

Terdapat klausul rilis senilai 43 juta poundsterling, atau setara Rp987 miliar, yang akan aktif pada musim panas nanti. Klub-klub Eropa dan Amerika Serikat dikabarkan mulai memantau situasi ini, tak peduli gaji Ronaldo setinggi langit.

3. Saudi Pro League beri peringatan keras

Di sisi lain, pihak Saudi Pro League sempat mengultimatum, tidak ada individu, sebesar apa pun namanya, yang bisa mendikte keputusan operator dan klub. Juru bicara liga menekankan setiap klub beroperasi secara independen di bawah aturan main finansial yang sama.

"Cristiano memainkan peran penting, tapi tidak ada individu yang menentukan keputusan di luar klub mereka. Aktivitas transfer klub lain adalah keputusan otonom yang sesuai dengan parameter keberlanjutan finansial," bunyi pernyataan Saudi Pro League dikutip dari Daily Mirror

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Latest in Sport

See More

Perdebatan 2 Legenda Manchester United Soal Masa Depan Michael Carrick

10 Feb 2026, 19:35 WIBSport