Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi Manchester United (unsplash.com/pranshu7)
Ilustrasi Manchester United (unsplash.com/pranshu7)

Jakarta, IDN Times - Matheus Cunha punya kesan menarik selepas menjadi penentu kemenangan Manchester United atas Arsenal, Minggu (25/1/2026). Cunha menyanjung Arsenal setinggi langit, setelah melewati drama lima gol di Emirates Stadium.

Bomber asal Brasil yang didatangkan ke Old Trafford pada musim panas 2025 itu menyebut tim asuhan Mikel Arteta sebagai tim terbaik dunia saat ini. Tapi, Arsenal masih belum sempurna.

1. Arsenal memang layak disebut salah satu tim terbaik dunia

Arsenal memang tim favorit juara Premier League musim ini. Mereka memimpin klasemen cukup lama, dan belum merasakan kekalahan di Emirates sebelum MU berkunjung.

The Gunners juga memimpin klasemen Liga Champions, dengan menyapu bersih tujuh laga dengan kemenangan. Mereka mencetak 20 gol, dan baru kebobolan dua kali, statistik yang membuat klaim Cunha terasa tak berlebihan.

2. Resep MU sikat Arsenal

Tetapi, Cunha menilai MU punya karakter yang tangguh. Itu menjadi faktor kenapa Setan Merah bisa merayakan kemenangan di London.

"Saya pikir kami menunjukkan karakter dan kekuatan tim. Kami tahu apa yang harus dihadapi saat datang ke sini. Jujur, saya rasa ini adalah tim terbaik di dunia saat ini," kata Cunha dikutip dari BBC.

"Mereka bermain bersama Mikel begitu lama, tahu setiap taktik, setiap hal yang dirasakan. Jadi, kami tahu betapa sulitnya datang ke sini. Tapi, kami adalah MU dan semua yang dilakukan adalah untuk memenangkan pertandingan," lanjutnya.

3. Cunha juga puji efek instan Carrick

Cunha juga memberikan kredit khusus kepada Michael Carrick yang mampu membangkitkan mentalitas Setan Merah. Sebagai legenda hidup klub, Carrick dinilai paham bagaimana menanamkan semangat juang dan menyatukan visi para pemain di saat sulit.

"Dia mencoba menunjukkan kepada kami setiap momen, mencoba berbicara kepada agar mengerti di saat-saat tertentu dan mengatakan 'semua orang menentang kita', jadi saya pikir kami merasa lebih solid," kata Carrick.

Editorial Team