Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi logo AS Roma
ilustrasi logo AS Roma (unsplash.com/pedrino5_official)

Intinya sih...

  • Malen ikuti jejak Batistuta dan lewati catatan El Shaarawy

  • Intuisi positif Malen di Roma

  • Malen sesalkan gagal bantu Roma menang

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Donyell Malen langsung menjelma sebagai mesin gol AS Roma sejak dipinjam dari Aston Villa pada Januari 2026 lalu. Dia sudah mencetak lima gol, dari lima penampilannya bersama Giallorossi.

Napoli menjadi korban terbaru dari mantan bomber Borussia Dortmund tersebut, Senin (16/2/2026) dini hari WIB. Malen selalu membawa Roma unggul berkat brace yang dicetaknya, namun berakhir imbang 2-2.

1. Ikuti jejak Batistuta dan lewati catatan El Shaarawy

Berdasarkan catatan Opta, Malen menjadi pemain ketiga Roma yang mampu mencetak empat gol lebih dalam lima laga perdananya di Serie A. Sebelumnya, ada Gabriel Batistuta dan Stephan El Shaarawy.

Batistuta menjadi pemain paling produktif dalam lima laga awalnya di Serie A, dengan enam gol. Malen kedua dengan lima gol, sementara El Shaarawy empat gol.

2. Intuisi positif Malen di Roma

Malen memang datang ke Roma dengan kepercayaan dir yang tinggi. Sejak menandatangani kontrak pinjaman dengan tim ibu kota, pemain berpaspor Belanda itu mengaku sudah memiliki intuisi positif soal petualangannya di Italia.

"Saya punya perasaan yang baik saat menandatangani kontrak dengan klub ini. Saya tahu apa yang bisa saya lakukan dan saya tahu kualitas saya. Dalam sepak bola, Anda juga butuh sedikit keberuntungan dan momentum, jadi saya sangat senang berada di sini," kata Malen kepada DAZN.

3. Malen sesalkan gagal bantu Roma menang

Meski mencetak rekor, Malen cukup menyesali gagal membantu Roma mencuri tiga poin. Dia mengklaim Giallorossi pantas menang, namun hanya kurang beruntung.

"Sejujurnya, saya cukup kecewa. Saya rasa kami pantas menang dan sudah melakukan cukup banyak hal untuk meraihnya. Secara pribadi, malam yang bagus, tetapi ini sepak bola dan Anda selalu ingin menang," ujar Malen, dilansir Football Italia.

Editorial Team