Gol Roket Spinazzola ke Gawang Roma Tiru De Rossi dan Francesco Totti

- Gol roket Spinazzola bikin rekor: Spinazzola mencetak gol sensasional dari luar kotak penalti, menyamakan kedudukan 1-1 dan mengikuti jejak De Rossi, Totti, dan Insigne.
- Dominasi tak berujung Napoli: Napoli tampil dominan dengan 61% penguasaan bola dan serangan efektif.
- Ngalahin Roma itu sulit: Pelatih Napoli bersyukur dengan satu poin karena mengalahkan Roma tidak mudah, pertandingan intens dan seperti pertandingan gaya Inggris.
Jakarta, IDN Times - Napoli sukses menahan AS Roma dengan skor 2-2 dalam lanjutan Serie A musim 2025/26, Senin (16/2/2026) dini hari WIB. Partenopei selalu tertinggal lebih dulu, namun mampu bangkit untuk menyamakan kedudukan.
Donyell Malen menjadi momok bagi tuan rumah, dengan mencetak brace. Kemudian, Napoli terhindar dari kekalahan berkat gol Leonardo Spinazzola dan Alisson Santos di masing-masing babak.
1. Gol roket Spinazzola bikin rekor
Kendati imbang, malam ini cukup terasa spesial, khususnya bagi Spinazzola. Ia berhasil mencetak gol yang sensasional. Tembakan kerasnya dari luar kotak penalti berhasil menghantam jala Roma, menit 40.
Gol Spinazzola menyamakan kedudukan menjadi 1-1, sekaligus membuat publik Naples bergemuruh. Spinazzola juga mengikuti jejak Daniele De Rossi (2007), Francesco Totti (2009), dan Lorenzo Insigne (2020), yang mampu mencetak gol dari luar kotak penalti dalam duel Derby del Sole.
2. Dominasi tak berujung Napoli
Partenopei sejatinya tampil dominan sepanjang laga. Mereka memegang 61 persen penguasaan bola, dengan 568 yang akurasinya mencapai 87 persen.
Serangan yang mereka bangun juga cukup efektif.
3. Ngalahin Roma itu sulit
Di sisi lain, pelatih Napoli, Antonio Conte, cukup bersyukur dengan satu poin yang didapat. Itu karena mengalahkan Roma tidak pernah mudah, berdasarkan pengalamannya di Italia. Ia juga menyanjung daya juang anak asuh-asuhnya.
"Bangkit dua kali untuk menahan Roma juga bukan hal yang mudah. Saya pikir kalau ini pertandingan tinju, kami akan menang lewat perhitungan angka," kata Conte dikutip dari Football Italia.
"Ini laga yang menghibur dan dimainkan dengan intensitas tinggi. Ada banyak kesulitan karena tekanan dari kedua tim sangat agresif. Ini seperti pertandingan dengan gaya Inggris," ujar mantan manajer Chelsea tersebut.

















