Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
6 Fakta Atletico Madrid yang Belum Diketahui Banyak Orang
ilustrasi Metropolitano Stadium (unsplash.com/Kirill ludin)
  • Atletico Madrid memiliki riwayat panjang dalam sejarah kehadirannya di panggung sepak bola Spanyol dan Eropa.

  • Atletico Madrid didirikan pada 1903 oleh sejumlah mahasiswa asal Basque sebagai cabang Athletic Bilbao sebelum akhirnya berkembang menjadi klub independen dengan identitas sendiri.

  • Atletico Madrid punya julukan Los Colchoneros setelah pergantian warna seragam menjadi merah-putih.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Atletico Madrid menjadi salah satu klub sepak bola paling bersejarah di Spanyol. Klub yang identik dengan seragam merah-putih ini kerap menjadi penantang kuat dari dominasi dua klub raksasa asal Negeri Matador, yakni Barcelona dan Real Madrid.

Tak hanya di ranah domestik, Atletico Madrid telah sukses membangun reputasi sebagai tim dengan mental bertarung tinggi di Eropa. Beberapa kali, mereka bahkan bisa menembus babak final Liga Champions meski belum pernah menjadi juara.

Terlepas dari reputasi dan popularitasnya, klub ini juga menyimpan sejumlah hal menarik yang mungkin belum banyak diketahui. Lebih jauh, berikut sejumlah fakta Atletico Madrid yang bisa disimak.

1. Punya keterkaitan sejarah dengan Athletic Bilbao

Sejarah kehadiran Atletico Madrid bisa ditelusuri sejak 1903. Menariknya, pendirian klub ini awalnya diprakarsai sejumlah mahasiswa asal wilayah Basque yang kala itu sedang menempuh pendidikan di Madrid.

Para mahasiswa itu berkeinginan membuat klub baru sebagai versi cabang dari tim favorit mereka, yakni Athletic Bilbao. Hal inilah yang kemudian membuat Atletico Madrid punya keterkaitan sejarah dengan Bilbao sendiri.

Mereka lalu menamai klub tersebut sebagai Athletic Club de Madrid dengan tujuan memperluas filosofi dan semangat sepak bola Bilbao ke wilayah Madrid. Beberapa waktu berlalu, Atletico Madrid mulai berkembang mandiri dan membentuk identitasnya sendiri.

2. Dijuluki Los Colchoneros setelah ganti warna seragam

Salah satu julukan paling terkenal Atletico Madrid adalah Los Colchoneros yang secara harfiah berarti “para pembuat kasur”. Julukan ini muncul pada 1911, tepatnya setelah klub memutuskan mengganti warna seragamnya menjadi merah dan putih.

Alasan penyematan julukan tersebut juga cukup menarik. Jadi, waktu itu banyak kasur tradisional di Spanyol yang menggunakan kain bergaris merah dan putih sehingga warnanya sangat mirip dengan jersey baru Atletico Madrid. Dari situ, masyarakat mulai menyebut para pemain dan pendukung Atletico sebagai Los Colchoneros. Sampai sekarang, julukan itu tetap melekat kuat dan menjadi bagian dari identitas budaya klub.

3. Beberapa kali ganti nama

Seperti dijelaskan sebelumnya, klub ini punya nama awal Athletic Club de Madrid. Namun, ada beberapa perubahan selama beberapa waktu setelahnya.

Sekitar 1921, para tokoh berpengaruh di klub ingin memutuskan hubungan dengan Athletic Bilbao dan menjadi tim independen. Setelah itu, mereka resmi berubah namanya menjadi Atletico de Madrid.

Kondisi Atletico Madrid sempat terganggu saat terjadi perang saudara Spanyol pada akhir 1930-an. Waktu itu, terjadi masalah ketidakstabilan keuangan dan kekurangan pemain yang membuat klub akhirnya memilih bergabung dengan Aviacion Nacional (tim sepak bola Angkatan Udara Spanyol) pada 1939. Penggabungan tersebut lalu menciptakan nama baru sebagai Athletic Aviacion de Madrid.

Pada 1947, kondisi di Spanyol mulai stabil. Mereka kemudian melepas ikatan militernya dan kembali menggunakan nama Club Atletico de Madrid. Perubahan ini menandai awal yang baru bagi klub yang kemudian menjadi awal mula kemajuannya hingga sekarang.

4. Bermarkas di stadion penuh sejarah

Perjalanan Atletico Madrid dalam menapaki tangga sejarah tak bisa dilepaskan dari dukungan setia para suporternya. Mereka senantiasa datang dan memenuhi stadion guna memberikan dukungan terbaik untuk klub kebanggaannya.

Melihat jauh ke belakang, Atletico Madrid di awal pendiriannya hanya menggunakan sebuah lapangan di belakang tembok Taman Buen Retiro. Seiring perkembangannya, mereka kemudian bisa beralih menuju stadion yang lebih layak, termasuk Metropolitano.

Diresmikan pada 1923, Estadio Metropolitano menjadi stadion bersejarah yang dipakai Atletico Madrid. Stadion ini menjadi simbol kesuksesan klub sekaligus titik acuan bagi para pendukung setianya.

Pada 1966, mereka kemudian pindah ke Estadio Vicente Calderon. Saat dipakai sebagai markas, stadion ini dikenal dengan atmosfernya yang menakutkan dan pernah menjadi salah satu stadion paling ditakuti di Eropa.

Sekitar 2017, Atletico Madrid pindah lagi ke Wanda Metropolitano. Stadion modern dengan kapasitas lebih dari 70 ribu jiwa ini juga cukup menarik, termasuk dari kehadiran para penggemarnya yang menggemakan nyanyian seperti “Aupa Atleti!”

5. Pernah dihuni nama-nama besar

Tak hanya sorak-sorai para pendukungnya di stadion, sejarah juga mencatat bahwa Atletico Madrid pernah menjadi rumah bagi banyak pesepak bola terbaik dunia. Sebagian di antaranya bahkan dikenang sebagai ikon klub berkat kontribusinya yang tak tergantikan.

Beberapa nama familier yang tentu sudah dikenal publik luas adalah seperti Luis Aragones, Fernando Torres, Diego Forlan, Sergio Aguero hingga Radamel Falcao. Selain itu, ada juga nama lain seperti Diego Costa, Thibaut Courtouis, David de Gea hingga Antoine Griezmann.

6. Tiga kali masuk final Liga Champions

Kendati masih berada di bawah bayang-bayang Real Madrid dan Barcelona, Atletico Madrid sebenarnya tetap masuk jajaran klub tersukses dalam sejarah sepak bola Spanyol. Di level domestik, mereka sudah mengoleksi 11 gelar La Liga, 10 trofi Copa del Rey hingga 2 trofi Supercopa de Espana,

Prestasi Atletico Madrid di Eropa juga lumayan oke. Mereka mencatat 3 gelar UEFA Europa League dan 3 trofi UEFA Super Cup. Selain itu, klub ini juga sudah tiga kali menembus final UEFA Champions League, masing-masing pada 1974, 2014, dan 2016. Meski belum berhasil mengangkat trofi Liga Champions, catatan tersebut cukup menegaskan bahwa Atletico Madrid punya daya saing kuat di panggung Eropa.

Demikian tadi sejumlah fakta Atletico Madrid yang mungkin belum diketahui banyak orang. Bagaimana menurutmu?

FAQ seputar fakta Atletico Madrid

Atletico Madrid dijuluki apa?

Atletico Madrid punya beberapa julukan menarik. Di antaranya termasuk Los Colchoneros (Pembuat Kasur) dan Los Rojiblancos (Merah dan Putih).

Berapa kali Atletico Madrid juara LaLiga?

Atletico Madrid punya 11 gelar LaLiga. Torehan ini menjadi terbanyak ketiga setelah Real Madrid dan Barcelona.

Pernahkah Atletico Madrid juara UCL?

Atletico Madrid belum pernah juara UEFA Champions League. Namun, mereka sudah tiga kali menjadi runner up, yakni pada 1973/1974, 2013/2014, dan 2015/2016.

Siapa pelatih Atletico Madrid sekarang?

Saat ini, Atletico Madrid masih dilatih oleh Diego Simeone.

Editorial Team