Statistik Antiklimaks Atletico Madrid vs Arsenal: Lini Depan Ompong

- Laga Atletico Madrid vs Arsenal di leg pertama semifinal Liga Champions 2025/26 berakhir imbang 1-1, dengan kedua gol tercipta lewat penalti Viktor Gyokeres dan Julian Alvarez.
- Atletico tampil lebih agresif dengan total 19 tembakan dan enam sepak pojok, namun efektivitas penyelesaian mereka rendah meski terus menekan pertahanan Arsenal.
- Arsenal unggul tipis dalam penguasaan bola hingga 51 persen dengan akurasi umpan tinggi, tetapi gagal menciptakan peluang berbahaya karena sulit menembus pertahanan rapat Atletico.
Jakarta, IDN Times - Hasil Atletico Madrid kontra Arsenal di leg pertama semifinal Liga Champions musim 2025/26 tak memenuhi ekspektasi. Mereka imbang 1-1, yang semua golnya tercipta dari tendangan penalti, pada Kamis (30/4/2026).
Duel mereka tak begitu menghibur, jika dibandingkan partai semifinal lain antara Paris Saint-Germain (PSG) versus Bayern Munich, sehari sebelumnya. Di laga tersebut tercipta sembilan gol, yang dimenangi PSG dengan skor 5-4.
1. Dua gol tercipta murni dari titik putih
Dalam lawatannya ke Metropolitano Stadium, Arsenal berhasil unggul lebih dulu melalui eksekusi penalti Viktor Gyokeres, menit ke-44. Keunggulan 1-0 itu terjaga hingga jeda babak.
Los Rojiblancos berhasil merespons cepat di awal babak kedua dengan menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-56. Gol balasan ini juga lahir dari titik putih, yang dieksekusi dengan sempurna oleh Julian Alvarez.
2. Atletico gempur gawang Arsenal
Meski ditahan imbang, tuan rumah sebenarnya tampil jauh lebih mengancam pertahanan lawan. Statistik UEFA mencatat Atletico melepaskan total 19 tembakan, namun hanya lima yang mengarah ke gawang.
Agresivitas pasukan Diego Simeone juga terlihat dari enam sepak pojok yang mereka dapatkan. Itu menandakan kuatnya tekanan di area kotak penalti. Di sisi lain, lini depan Arsenal tampil lebih pasif. Mereka hanya mampu melepaskan dua tembakan tepat sasaran dari total 10 percobaan.
3. Arsenal dominan kuasai bola tapi ompong
Arsenal unggul tipis dalam hal penguasaan bola, yang menyentuh 51 persen. Skuad asuhan Mikel Arteta cukup nyaman dalam mengalirkan bola, dengan akurasi umpan mencapai 89 persen hasil dari 432 umpan sukses.
Sayangnya, dominasi bola tersebut tidak efektif karena mereka gagal mengonversinya menjadi banyak peluang bersih di sepertiga akhir. The Gunners kesulitan menembus struktur pertahanan berlapis tim besutan Diego Simeone.


















