Bek Prancis #05 Jules Kounde dan gelandang Paraguay #10 Miguel Almiron berebut bola dalam pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Paraguay dan Prancis di Philadelphia Stadium, Philadelphia, pada 4 Juli 2026. (Foto oleh Jewel SAMAD / AFP)
Sementara, Prancis menyikapi situasi ini dengan tenang. Mereka percaya para perangkat pertandingan akan bersikap objektif dan bekerja sesuai fakta di lapangan.
"Saya tidak akan fokus ke siapa wasitnya. Kami tak pernah memikirkan hal tersebut, tapi fokusnya ke Maroko," ujar bek Prancis, Dayot Upamecano, dilansir Goal International.
Di sisi lain, kiper Prancis, Robin Risser, mengakui kekhawatiran dan respons negatif dari publik menjadi bagian dari keputusan yang diambil FIFA. Risser tak menampik rivalitas pada 2022 lalu telah berdampak panjang dan memunculkan paranoid tersendiri. Tapi, dia merasa penunjukkan ini jadi warna dalam sebuah pertandingan.
"Benar, ada rasa pahit yang kami rasakan sejak final terakhir, tapi itu bagian dari pertandingan. Jika wasitnya dari sana, itu karena mereka memang ada di level tertinggi," kata Risser.