Inggris begitu dominan di ajang level kontinen pada 2025/2026. Wakil mereka berhasil mengisi seluruh final turnamen yang ada. Arsenal di Liga Champions Eropa (UCL), Aston Villa di Liga Europa (UEL), dan Crystal Palace di Liga Konferensi Eropa (UECL). Sebelum musim ini, tercatat ada sembilan edisi ketika tim Inggris menembus partai puncak kompetisi antarklub Eropa yang berbeda.
9 Musim Final Kompetisi Eropa Berbeda Diisi Klub Inggris sebelum 2026

1. Nottingham Forest menjuarai UCL 1979/1980, sedangkan Arsenal kalah pada final Winners Cup musim yang sama
Musim pertama ketika final kompetisi Eropa berbeda diisi tim Inggris terjadi pada 1979/1980. Nottingham Forest berhasil lolos ke partai puncak Liga Champions. Mereka bahkan mampu menjadi juara usai menang 1-0 atas Hamburg. Nasib berbeda didapat Arsenal di UEFA Cup Winners' Cup. The Gunners kalah adu penalti dari Valencia.
2. Liverpool menang pada final UCL 1980/1981, sedangkan Ipswich Town kalah di UEFA Cup
Setelah Nottingham Forest memenangkannya pada 1980, trofi Liga Champions tetap berada di Inggris pada tahun berikutnya. Sebab, Liverpool berhasil meraihnya. Mereka mengalahkan Real Madrid 1-0 pada final. Sementara itu, Ipswich Town menembus partai puncak UEFA Cup musim yang sama. Sayangnya, mereka tidak bisa mengikuti jejak Liverpool karena kalah 2-4 dari AZ Alkmaar.
3. Liverpool dan Tottenham Hotspur sama-sama menang adu penalti pada final kompetisi Eropa 1983/1984
Liverpool kembali menjuarai Liga Champions pada 1983/1984. Mereka mengalahkan AS Roma lewat adu penalti. Tottenham Hotspur juga mengangkat trofi UEFA Cup musim yang sama dengan cara serupa. Namun, mereka imbang 1-1 dulu dengan Anderlecht dalam 2 leg.
4. Liverpool kalah pada final UCL 1984/1985 ketika Everton menjuarai Winners Cup
Liverpool kembali mencapai final Liga Champions pada 1984/1985. Namun, mereka gagal mempertahankan trofi akibat kalah 0-1 dari Juventus. Ironisnya, pada musim yang sama, tetangga sekotanya justru menjadi juara. Everton memenangkan UEFA Cup dengan menaklukkan Rapid Wien 3-1.
5. Arsenal dan Middlesbrough sama-sama kalah pada final kompetisi Eropa 2005/2006
Setelah 1984/1985, Inggris baru bisa kembali mengirim wakil ke final kompetisi Eropa yang berbeda pada 2005/2006. Sayangnya, keduanya berakhir dengan kekalahan. Arsenal menyerah comeback 1-2 dari Barcelona di Liga Champions. Sementara, Middlesbrough dibantai Sevilla 0-4 di UEFA Cup.
6. Empat slot finalis kompetisi Eropa pada 2018/2019 diborong wakil Inggris
Pada 2018/2019, Inggris bukan hanya mengirim wakil ke final kompetisi Eropa yang berbeda. Namun, mereka memborong seluruh slotnya. Liverpool dan Tottenham Hotspur berhadapan di Liga Champions. Liverpool keluar sebagai pemenang dengan skor 2-0. Sementara, partai puncak Liga Europa musim itu diisi Arsenal dan Chelsea. Derbi London tersebut berakhir dengan kemenangan telak 4-1 bagi The Blues.
7. Manchester City dan Chelsea bertarung pada final UCL 2020/2021, sedangkan Manchester United mencapai final UEL
Manchester City dan Chelsea kembali menghadirkan all English finals di Liga Champions 2020/2021. Chelsea membuat kejutan dengan keluar sebagai pemenang. Mereka menaklukkan The Cityzens 1-0. Sementara itu, di Liga Europa musim yang sama, Manchester United berhadapan dengan Villarreal. Seperti tetangga sekotanya, Setan Merah juga gagal menjadi juara. Mereka kalah adu penalti.
8. Manchester City dan West Ham United sama-sama meraih trofi Eropa kedua pada 2022/2023
Manchester City menjuarai Liga Champions untuk pertama kalinya pada 2022/2023. Mereka menang 1-0 atas Inter Milan pada final. Pada musim yang sama, West Ham United juga berhasil mengangkat piala Liga Konferensi Eropa untuk pertama kalinya. Mereka pun mengalahkan tim Italia, Fiorentina, 2-1. Secara keseluruhan, ini merupakan trofi Eropa kedua bagi Manchester City dan West Ham. Manchester City pernah menjuarai Winners Cup pada 1969/1970 dan West Ham lebih dulu melakukannya pada 1964/1965.
9. Tottenham Hotspur mengalahkan Manchester United pada final UEL 2024/2026 dan Chelsea menjuarai UECL musim yang sama
Tottenham Hotspur dan Manchester United bertarung pada final Liga Europa 2024/2025. Spurs berhasil menjadi pemenang berkat gol tunggal Brennan Johnson. Sementara itu, Liga Konferensi Eropa musim ini dimenangkan Chelsea. The Blues mengalahkan Real Betis 4-1 secara comeback.
Ada 3 dari 9 musim di atas ketika tim Inggris sama-sama keluar sebagai juara. Ini tentu lebih penting dibanding sekadar mencapai final. Lantas, mampukah Arsenal, Aston Villa, dan Crystal Palace melakukannya pada akhir 2025/2026 nanti?