Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
6 Final Terakhir Unai Emery di Europa League, Sering Juara!
ilustrasi bola Liga Champions Eropa (unsplash.com/Janosch Diggelmann)

Pelatih asal Spanyol, Unai Emery, punya catatan luar biasa di kompetisi UEFA Europa League (UEL). Emery berhasil menembus enam final bersama tiga klub berbeda sepanjang karier kepelatihannya hingga 2026. Emery juga menjadi pelatih dengan koleksi gelar Europa League terbanyak dalam sejarah kompetisi tersebut.

Emery memulai dominasinya bersama Sevilla sebelum melanjutkan pencapaiannya bersama Arsenal, Villarreal, dan terbaru dengan Aston Villa. The Villans dibawa Emery menjadi kampiun UEL 2025/2026 setelah mengalahkan Freiburg di partai puncak. Berikut enam partai final UEFA Europa League yang pernah dijalani Unai Emery sepanjang karier kepelatihannya per 2026.

1. Unai Emery mendapatkan trofi Europa League pertama pada 2013/2014 bersama Sevilla

Unai Emery membawa Sevilla menghadapi Benfica pada final UEFA Europa League 2014 di Juventus Stadium, Turin. Sevilla bermain imbang tanpa gol selama 120 menit sebelum menang 4-2 lewat adu penalti. Gelar tersebut menjadi trofi Europa League pertama dalam karier Emery sebagai pelatih.

Emery berhasil mengubah Sevilla menjadi tim yang sulit dikalahkan sepanjang kompetisi berlangsung. Sevilla menjalani total 19 pertandingan sebelum akhirnya keluar sebagai juara Europa League musim itu. Keberhasilan tersebut juga membuka awal dominasi Emery di kompetisi kasta kedua Eropa itu bersama Sevilla.

2. Dnipro menjadi korban Unai Emery selanjutnya di partai final Europa League pada 2014/2015

Unai Emery kembali membawa Sevilla tampil di final Europa League pada musim berikutnya. Sevilla menghadapi Dnipro Dnipropetrovsk di Warsawa dan menang dengan skor 3-2. Carlos Bacca tampil sebagai bintang kemenangan setelah mencetak dua gol ke gawang Dnipro.

Emery berhasil mengulangi kesuksesannya memenangi trofi UEL meski memikul beban sebagai juara bertahan. Keberhasilan tersebut tidak lepas dari Sevilla yang tampil produktif di sepanjang turnamen. Carlos Bacca menjadi pemain paling produktif di lini depan Sevilla pada musim tersebut dengan torehan tujuh gol.

3. Di tangan Unai Emery, Sevilla mampu mengalahkan Liverpool pada Final Europa League 2015/2016

Unai Emery kembali membawa Sevilla menuju final Europa League pada musim 2015/2016. Pada edisi kali ini bahkan Sevilla berhasil mencetak 14 gol hanya dalam lima pertandingan fase gugur setelah terusir dari UCL akibat finis ditempat ketiga fase grup. Pada partai puncak Sevilla kali ini ditantang oleh Liverpool dalam pertandingan yang berlangsung di Basel.

Pada laga ini, Emery benar-benar menunjukkan kejelian dalam perubahan taktik. Sevilla tampil jauh lebih dominan setelah turun minum dan membuat Liverpool kesulitan mengembangkan permainan. Gol Kevin Gameiro dan Coke bahkan membantu Sevilla membalikkan keadaan pada babak kedua. Basel pun berhasil menang dengan skor 3-1 setelah sempat tertinggal pada babak pertama.

4. Arsenal menjadi satu-satunya klub kepelatihan Unai Emery yang gagal menang di partai final UEL

Unai Emery juga pernah membawa Arsenal ke partai final UEL. Momen itu terjadi saat The Gunners mencapai final Europa League pada 2018/2019 yang berlangsung di Baku, Azerbaijan. Sayangnya pada saat itu Arsenal harus takluk dari Chelsea dengan skor telak 1-4. Eden Hazard menjadi pemain paling menonjol dalam laga tersebut setelah mencetak dua gol dan satu assist untuk The Blues.

Meski gagal juara, Emery tetap membawa Arsenal tampil cukup bagus sepanjang kompetisi berlangsung. Arsenal mampu mencetak banyak gol sejak fase grup hingga semifinal sebelum akhirnya kalah di partai puncak. Striker saat itu, Pierre-Emerick Aubameyang, juga mampu mencetak delapan gol dan menjadi pemain The Gunners paling produktif Arsenal di UEL musim itu.

5. Manchester United pernah menjadi korban dari tangan dingin Unai Emery pada final 2020/2021

Setelah gagal bersama Arsenal, Unai Emery kembali membuktikan kualitasnya saat membawa Villarreal menang dari Manchester United pada final UEL 2020/2021. Laga tersebut sebenarnya berakhir imbang 1-1 pada waktu normal. Gerard Moreno membuka keunggulan Villarreal sebelum Edinson Cavani menyamakan skor untuk Manchester United.

Namun, klub berjuluk Yellow Submarine berhasil menang dramatis melalui titik penalti. Menariknya, adu tos-tosan tersebut berlangsung sangat lama karena seluruh kesebelasan kebagian tempat untuk menendang bola dari titik putih. Pertandingan pun berakhir untuk kemenangan Villarreal setelah David de Gea gagal menjalankan tugasnya. Laga pun berakhir dengan skor penalti 11-10 untuk Yellow Submarine.

6. Unai Emery berhasil meraih trofi Europa League yang keenam setelah mengantar Aston Villa juara

Terbaru, Unai Emery membawa Aston Villa menghadapi Freiburg pada final Europa League 2025/2026 di Istanbul. Lagi-lagi Emery berhasil menuntaskan partai ini dengan kemenangan. Aston Villa menang dengan skor 3-0 lewat gol Youri Tielemans, Emiliano Buendia, dan Morgan Rogers. Kemenangan tersebut sekaligus membuat pelatih asal Spanyol tersebut mengoleksi lima trofi UEL dari enam final per 2026.

Emery berhasil mengubah Aston Villa menjadi salah satu tim yang diperhitungkan di kompetisi Eropa dalam waktu singkat. Aston Villa tampil konsisten sejak fase grup hingga final dan hanya menelan satu kekalahan sepanjang turnamen. Keberhasilan bersama The Villans ini semakin memperkuat status Emery sebagai spesialis turnamen kasta kedua Eropa, UEFA Europa League.

Prestasi ini menunjukkan kualitas Unai Emery sebagai salah satu pelatih terbaik dalam sejarah UEFA Europa League. Pelatih asal Spanyol itu kini sudah mengemas lima trofi dari enam laga final bersama tiga klub berbeda. Catatan impresif tersebut membuat nama Unai Emery sangat identik dengan UEL di mata penggemar sepak bola Eropa.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAtqo Sy