Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi Manchester City
ilustrasi Manchester City (unsplash.com/Jonny Gios)

Intinya sih...

  • Manchester City kalah 1-3 dari Bodo/Glimt pada matchday 7 Liga Champions.

  • Bodo/Glimt berhasil memanfaatkan strategi low block dan serangan balik untuk mengalahkan ManCity.

  • Erling Haaland mengakui kekalahan ManCity dan menyatakan keheranannya atas performa timnya yang rapuh.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kejutan tercipta pada matchday 7 Liga Champions, Rabu dini hari WIB (21/1/2025). Manchester City dibungkam oleh tim papan bawah Liga Champions, Bodo/Glimt, dengan skor 1-3.

ManCity tampil dominan dalam duel tersebut. Tapi, mereka malah keteteran menghadapi strategi low block yang diterapkan Bodo/Glimt. Tak cuma itu, ManCity dihukum Bodo/Glimt lewat serangan balik karena banyak ruang kosong yang muncul di lini pertahanan ketika asyik menyerang.

Ujungnya, gawang Gianluigi Donnarumma dijebol tiga kali. ManCity hanya bisa mencetak satu gol dan parahnya Rodri diusir wasit ketika muncul momentum buat bangkit.

1. ManCity gak mau cari alasan

Striker ManCity, Erling Haaland, tak mau cari alasan atas kekalahan dari Bodo/Glimt. Haaland mengakui jika ManCity layak kalah karena Bodo/Glimt bermain rapi dan sempurna.

"Kami kalah, bukan hasil yang saya inginkan ketika pulang ke Norwegia. Saat mau bangkit kami malah kena kartu merah, membuatnya jadi lebih sulit. Saya rasa, mereka layak menang tanpa diragukan. Performanya luar biasa ketika main di kandang," kata Haaland dilansir Daily Mirror.

2. Ada yang aneh dengan ManCity

Haaland mengaku heran dengan performa ManCity. Dia sama sekali tak menyangka The Citizens begitu rapuh. Bahkan, eks bomber Borussia Dortmund tersebut bingung dengan kondisi ManCity.

"Saya gak tahu, kami sudah melakukan segalanya tapi ada yang hilang. Saya bertanggung jawab bersama Rodri, Gigio, Tijjani, sebagai pemain berpengalaman. Saya gak mau menyalahkan siapa-siapa, karena memang kami tak cukup baik," ujar Haaland.

3. Bukan hasil yang layak buat ManCity

Hasil negatif ini memperpanjang rekor buruk ManCity. Kini, mereka sudah dua kali mengalami kekalahan beruntun di berbagai ajang. Sebelum Bodo/Glimt, ManCity sudah dihajar Manchester United dengan skor 0-2.

"Kami ManCity, gak bisa begini karena susah menang. Harusnya kami bisa lebih baik," kata Haaland.

Editorial Team