Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Gol Injury Time Babak 2 ke Gawang Chelsea per GW27 EPL 2025/2026
ilustrasi Chelsea (unsplash.com/Virginia Marinova)
  • Chelsea kembali gagal menang di pekan ke-27 EPL 2025/2026 setelah ditahan imbang Burnley 1-1 akibat gol Zian Flemming pada menit 93 di Stamford Bridge.
  • Musim ini, The Blues sudah lima kali kebobolan pada injury time babak kedua, termasuk saat melawan Brentford, Brighton, Sunderland, dan Burnley.
  • Kelengahan di menit akhir membuat Chelsea kehilangan banyak poin penting dan terancam gagal finis di empat besar klasemen EPL 2025/2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Chelsea gagal menang pada pekan 27 English Premier League (EPL) 2025/2026. Menjamu Burnley, Chelsea tertahan 1-1 gara-gara kelengahan pada menit akhir. The Blues berhasil mencuri keunggulan pada awal babak pertama. Namun, gol balasan pada injury time babak kedua membuyarkan kemenangan yang sudah di depan mata.

Chelsea pun lagi-lagi kehilangan poin di EPL 2025/2026 setelah unggul lebih dulu. Kegagalan mereka ternyata cukup erat kaitannya dengan kelengahan jelang peluit panjang. Sudah lima kali The Blues kebobolan pada injury time babak kedua di EPL musim ini, dan hasilnya selalu fatal. Inilah kelima gol yang bersarang ke gawang Chelsea pada periode tersebut.

1. Gol Fabio Carvalho pada menit 93 batalkan kemenangan Chelsea di kandang Brentford

Pertama, ada gol Fabio Carvalho pada pengujung laga pekan keempat antara Brentford melawan Chelsea. The Blues yang saat itu menjadi tamu hampir membawa pulang kemenangan. Sempat tertinggal lebih dulu, Chelsea berbalik unggul 2-1 via gol-gol Cole Palmer dan Moises Caicedo.

Skor tersebut bertahan hingga waktu normal 90 menit berakhir. Namun, kemenangan tim tamu yang sudah di depan mata dibatalkan gol Carvalho. Diawali lemparan ke dalam, gelandang Brentford yang masuk sebagai pengganti itu merobek jala Chelsea via tap-in pada menit 93. Aksi Carvalho pun membuat Chelsea harus puas dengan hasil imbang 2-2.

2. Maxim De Cuyper membawa Brighton berbalik unggul atas Chelsea pada pekan keenam

Pada pekan keenam, Chelsea kebobolan dua gol sekaligus pada injury time babak kedua. Menjamu Brighton & Hove Albion, The Blues unggul pada babak pertama berkat sundulan Enzo Hernandez. Namun, mereka terkena comeback pada babak kedua. Danny Welbeck menyamakan skor pada menit 77, lalu disusul gol Maxim De Cuyper pada menit 92.

Berawal dari umpan silang Yasin Ayari, Mats Wieffer menyundul bola ke depan gawang Chelsea. De Cuyper pun tanpa kesulitan meneruskannya dengan tandukan masuk gawang. Padahal, De Cuyper baru masuk lapangan pada menit 85. Bek kiri Belgia itu pun mencetak gol pertamanya di EPL sejak didatangkan Brighton pada musim panas 2025.

3. Gol kedua Danny Welbeck mengunci kemenangan Brighton atas Chelsea

Gol Maxim De Cuyper ternyata bukan akhir penderitaan Chelsea pada laga melawan Brighton. Tuan rumah kebobolan lagi pada menit 10 injury time babak kedua. Para bek Chelsea membuat kesalahan di depan kotak penalti mereka sendiri. Bola pun direbut dan dikirimkan ke Danny Welbeck yang sukses mencetak gol keduanya pada laga tersebut.

Aksi Welbeck memastikan kemenangan Brighton 3-1. Welbeck pun menambah koleksinya melawan Chelsea menjadi enam gol. Hanya ada tiga klub lain yang lebih sering dibobol Welbeck dalam kariernya. Uniknya, 5 dari 6 gol sang striker Inggris ke gawang Chelsea tercipta di Stamford Bridge.

4. Chemsdine Talbi memastikan comeback Sunderland di markas Chelsea

Chelsea juga kalah di kandang sendiri via comeback pada laga pekan 9 melawan Sunderland. The Blues unggul cepat pada laga tersebut lewat aksi Alejandro Garnacho. Namun, mereka sudah kebobolan gol balasan sebelum babak pertama usai. Skor 1-1 terus bertahan hingga Chelsea tampaknya harus puas dengan hasil imbang.

Sialnya, satu poin pun akhirnya gagal mereka dapatkan. Kelengahan pada menit 93 membuat The Blues kebobolan lagi. Chemsdine Talbi menyelesaikan serangan balik Sunderland dengan sepakan ke pojok gawang Chelsea. Kalah 1-2 membuat Chelsea terlempar ke tangga kesembilan klasemen, salah satu peringkat terburuk mereka musim ini.

5. Zian Flemming menyelamatkan poin bagi Burnley di Stamford Bridge berkat golnya pada menit 93

Terbaru, ada gol Burnley yang menggagalkan kemenangan Chelsea atas Burnley pada pekan 27. Gol tersebut dicetak Zian Flemming, striker anyar Burnley. Sebelum melawan Chelsea, Flemming sempat puasa gol sejak awal Desember 2025. Sang striker Belanda menyudahinya dengan sundulan ke gawang Chelsea usai menyambut sepak pojok pada menit 93.

Gol Flemming membuat aksi Joao Pedro pada menit 4 menjadi sia-sia. Chelsea kembali kehilangan tiga poin yang sudah di depan mata. Dengan tambahan satu angka, Chelsea kini mengoleksi 45 poin hingga pekan 27. Mereka masih harus bersaing ketat dengan Manchester United dan Liverpool untuk memperebutkan posisi empat besar klasemen.

Kelima gol di atas terbukti berakibat fatal bagi Chelsea. Mereka 2 kali tertahan imbang dan 2 kali kalah gara-gara kecolongan pada injury time babak kedua. Jika masih berharap finis di empat besar klasemen EPL 2025/2026, The Blues tak boleh lengah lagi sebelum peluit panjang dibunyikan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team