Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Fakta Menarik Chelsea Ditahan Imbang Burnley di Stamford Bridge

4 Fakta Menarik Chelsea Ditahan Imbang Burnley di Stamford Bridge
ilustrasi Stamford Bridge (pixabay.com/danielgalvez)
Intinya Sih
  • Chelsea ditahan imbang 1-1 oleh Burnley di Stamford Bridge lewat gol cepat Joao Pedro dan penyama Zian Flemming menit akhir, membuat The Blues gagal meraih poin penuh.
  • Meski unggul penguasaan bola hingga 66 persen, Chelsea hanya mencatat dua tembakan tepat sasaran dari total 12 percobaan, menunjukkan efektivitas serangan yang masih rendah.
  • Wesley Fofana mendapat kartu merah pada menit 72, menjadi titik balik bagi Burnley untuk menyamakan skor dan memperpanjang tren hasil imbang kandang beruntun Chelsea.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Chelsea kembali meraih hasil imbang dalam lanjutan English Premier League (EPL) pekan ke-27 2025/2026. The Blues harus puas ditahan imbang Burnley 1-1 di Stamford Bridge pada Sabtu (21/2/2026) malam WIB. Gol cepat Joao Pedro pada menit 4 terbalaskan oleh gol telat Zian Flemming pada menit 90+3 dan membuat tuan rumah kembali kehilangan dua poin dalam persaingan papan atas. 

Hasil tersebut membuat Chelsea tertahan di peringkat keempat klasemen dengan 45 poin. Sementara itu, Burnley berkutat di peringkat 19 dengan 19 poin. Selain posisi di klasemen, berikut empat fakta menarik usai Chelsea ditahan imbang Burnley di Premier League per 23 Februari 2026.

1. Chelsea dua kali berturut-turut gagal menang di kandang

Hasil imbang kontra Burnley pada pekan ke-27 EPL membuat Chelsea kembali gagal mengamankan poin penuh di kandangnya sendiri. Sebelumnya, pada pekan ke-26 juga skuad asuhan Liam Rosenior juga berbagi angka 2-2 dengan Leeds United. Tercatat, ini menjadi kali pertama mereka bermain imbang dalam dua laga kandang beruntun.

Terakhir kali Chelsea ditahan imbang Burnley di Stamford Bridge terjadi pada EPL 2023/2024. Sempat unggul 2-1 pada menit 78, The Blues gagal mengamankan kemenangan setelah Dara O’Shea mencetak gol penyeimbang pada menit 81. Sejak 2014, sudah lima kali kedua tim berbagi poin di kasta tertinggi Liga Inggris.

2. Dominasi statistik yang sia-sia

Di atas kertas, Chelsea sejatinya diunggulkan kontra Burnley, apalagi bermain di hadapan pendukungnya sendiri. Secara statistik, The Blues tampil dominan dengan mencatatkan penguasaan bola hingga 66 persen. Namun, anak asuh Liam Rosenior hanya mampu melapaskan 2 tembakan tepat sasaran dari total 12 tembakan.

Secara mengejutkan, Burnley justru tampil lebih efektif dalam menciptakan peluang meski ditekan oleh tuan rumah. Dari 12 tembakan yang dilepaskan, 4 di antaranya tepat sasaran dan berujung pada gol penyama pada menit akhir. Catatan itu menunjukkan kreativitas Chelsea dalam memaksimalkan peluang masih minim. Dominasi penguasaan bola tak cukup tanpa efektivitas peluang di depan gawang.

3. Joao Pedro kembali tampil tajam di Stamford Bridge

Penyerang Chelsea Joao Pedro menorehkan catatan positif meski gagal membawa timnya meraih kemenangan. Pemain berpaspor Brasil itu sukses mencatat 4 gol dan 1 assist dari 5 laga kandang terakhir The Blues. Catatan tersebut menegaskan perannya sebagai mesin gol utama Chelsea.

Sejak bergabung pada musim panas 2025, Joao Pedro mengemas 11 gol dan 4 assist dari 27 pertandingan. Torehan yang diraih penyerang bernomor punggung 20 tersebut menunjukkan kontribusinya yang konsisten di lini depan. Apalagi, gol cepat yang ia ciptakan menjadi bukti dirinya mampu tampil apik saat dipercaya menjadi ujung tombak The Blues.

4. Drama kartu merah kembali terulang di Stamford Bridge

Laga Chelsea kontra Burnley di Stamford kembali diwarnai drama kartu merah. Kali ini, Wesley Fofana terpaksa meninggalkan lapangan lebih cepat setelah menerima kartu merah pada menit 72. Kehilangan bek asal Prancis tersebut menjadi momentum bagi Burnley untuk mengubah jalannya pertandingan hingga akhirnya menyamakan kedudukan. Laga terbaru melawan Burnley semalam membuat Fofana membela The Blues di EPL 2025/2026 mengoksi 15 penampilan dari total 25 caps musim ini.

Sebelumnya, drama kartu merah juga pernah terjadi saat pertemuan terakhir Chelsea menjamu Burnley pada 30 Maret 2024. The Clarets terpaksa bermain dengan sepuluh orang setelah Lorenz Assignon mendapat kartu kuning kedua pada menit 40. Ditambah lagi, pelatihnya saat itu, Vincent Kompany, juga menerima kartu merah pada menit 43.

Hasil yang didapat Chelsea membuat mereka gagal memangkas jarak dengan Aston Villa yang juga meraih hasil berimbang. Ditambah lagi, kartu merah langsung yang diterima Wesley Fofana membuatnya berpotensi absen beberapa laga di tengah jadwal padat EPL. Meski begitu, anak asuh Liam Rosenior mesti kembali fokus demi menjaga persaingan di papan atas.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Latest in Sport

See More