Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Haaland Kirim Psywar ke Inggris, Norwegia Diuntungkan?
Ujung tombak Norwegia, Erling Haaland #9, merayakan gol di laga Grup I Piala Dunia FIFA 2026 kontra Irak di Stadion Boston pada 16 Juni 2026 di Foxborough, Massachusetts. (Foto oleh Justin Setterfield / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)
  • Erling Haaland melancarkan psywar dengan meminta media menambah tekanan pada Inggris jelang perempat final Piala Dunia 2026 agar mental Harry Kane dan timnya terguncang.
  • Pelatih Norwegia, Stale Solbakken, menilai status kuda hitam membuat timnya lebih bebas bermain dan yakin bisa menyingkirkan Inggris meski tetap waspada terhadap detail kecil pertandingan.
  • Banyak pemain Norwegia berpengalaman di Premier League seperti Haaland dan Odegaard, memberi keuntungan dalam memahami gaya main Inggris serta menghadapi lawan yang sudah familiar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Jelang laga hidup-mati melawan Inggris di perempat final Piala Dunia 2026, Erling Haaland melancarkan psywar. Bomber Timnas Norwegia itu meminta media terus menyoroti status The Three Lions sebagai favorit juara agar tekanan terhadap Harry Kane dan kolega semakin besar.

Ucapan Haaland menjadi bumbu panas sebelum duel di Miami Stadium, Minggu (12/7/2026) dini hari WIB. Inggris datang dengan ekspektasi tinggi sebagai salah satu kandidat juara, sedangkan Norwegia siap menciptakan kejutan dan merebut tiket ke semifinal.

Sebagai salah satu tim unggulan, Inggris memang memikul beban besar di Piala Dunia 2026. Situasi tersebut coba dimanfaatkan Haaland untuk mengalihkan tekanan pertandingan kepada skuad asuhan Thomas Tuchel.

1. Haaland minta media berikan tekanan lebih besar ke Inggris

Sebagai salah satu kandidat kuat juara, Inggris datang ke Piala Dunia 2026 dengan ekspektasi yang sangat tinggi. Kondisi itulah yang coba dimanfaatkan Haaland untuk menekan mental lawannya sebelum pertandingan dimulai.

Kapten Timnas Norwegia itu secara terbuka meminta media terus membebani Harry Kane dan rekan-rekannya agar tekanan yang mereka rasakan semakin besar.

"Ada beberapa tim yang jelas-jelas difavoritkan (untuk juara), dan Inggris adalah salah satunya. Jadi saya pikir Anda semua (media) harus memberikan setiap tekanan kepada anak-anak Inggris," kata Haaland, dikutip dari laman resmi FIFA.

Pernyataan tersebut menjadi bagian dari perang psikologis yang mulai mewarnai duel dua tim yang sama-sama memburu tiket ke semifinal Piala Dunia 2026.

2. Stale Solbakken yakin Norwegia mampu singkirkan Inggris

Berstatus sebagai kuda hitam membuat Norwegia bisa tampil tanpa beban berlebihan. Situasi itu dinilai menjadi keuntungan saat menghadapi Inggris yang memikul ekspektasi besar dari publiknya.

Meski demikian, pelatih Norwegia, Stale Solbakken, mengingatkan anak asuhnya agar tidak terlena. Menurutnya, pertandingan sebesar perempat final Piala Dunia akan ditentukan oleh detail-detail kecil yang muncul sepanjang laga.

"Inggris mungkin merasakan tekanan yang lebih besar dari kami, tetapi kami juga memberikan tekanan pada performa kami sendiri. Jauh di lubuk hati, para pemain sangat yakin bahwa mereka bisa mengalahkan Inggris," ujar Solbakken.

Keyakinan tersebut menjadi modal penting bagi Norwegia yang ingin melanjutkan kiprah impresif mereka di Piala Dunia 2026.

3. Banyak pemain Norwegia berkarier di Liga Inggris, jadi modal berharga

Norwegia juga memiliki keuntungan lain menjelang menghadapi Inggris. Sebagian besar pemain intinya sudah sangat akrab dengan atmosfer sepak bola Inggris karena bermain di Premier League.

Selain Erling Haaland yang memperkuat Manchester City, Norwegia juga memiliki Martin Odegaard (Arsenal), Kristoffer Ajer (Brentford), Sander Berge dan Oscar Bobb (Fulham), serta Jorgen Strand Larsen (Crystal Palace).

Pengalaman bermain di kompetisi kasta tertinggi Inggris diyakini menjadi keuntungan tersendiri. Selain memahami karakter permainan lawan, para pemain Norwegia juga sudah terbiasa menghadapi banyak penggawa Inggris di level klub.

Kini, menarik dinantikan apakah psywar yang dilancarkan Erling Haaland mampu memengaruhi mental Harry Kane dan kolega, atau justru Inggris yang berhasil membungkam kejutan Norwegia dan melaju ke semifinal Piala Dunia 2026.

Curated For You

Editorial Team

Related Article