Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
3 Hasil Semifinal Aston Villa di Kompetisi Eropa per 2025/2026
ilustrasi halaman stadion Aston Villa, Villa Park (unsplash.com/trungvnuk)
  • Aston Villa pertama kali menembus semifinal Eropa pada 1981/1982 dan sukses menjuarai Liga Champions setelah mengalahkan Anderlecht di semifinal serta Bayern Muenchen di final.
  • Pada 2023/2024, Villa mencapai semifinal Liga Konferensi Eropa di bawah Unai Emery namun tersingkir dari Olympiacos dengan agregat besar meski tampil impresif sejak fase awal.
  • Musim 2025/2026, Villa kembali ke semifinal Eropa dan menyingkirkan Nottingham Forest lewat kemenangan comeback 4-1 agregat untuk melaju ke final Liga Europa menghadapi Freiburg.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Aston Villa berhasil kembali mencapai semifinal kompetisi Eropa di Liga Europa 2025/2026. Sejak klub terbentuk pada 1874, ini merupakan kali ketiga tim yang bermarkas di Villa Park itu menembus babak empat besar turnamen level kontinen. Sebelumnya, mereka melakukannya di Liga Champions Eropa (UCL) 1981/1982 dan Liga Konferensi Eropa (UECL) 2023/2024. Seperti apa hasilnya?

1. Aston Villa menjuarai UCL 1981/1982 dengan mengalahkan Anderlecht pada semifinal

Liga Champions 1981/1982 merupakan musim debut Aston Villa di kompetisi tertinggi antarklub Eropa yang mulai bergulir pada 1955/1956 ini. Mereka mendapat tiket usai menjuarai Divisi Utama Inggris 1980/1981. Tim yang saat itu dipimpin Dennis Mortimer sebagai kapten tersebut mengawali pertualangannya dengan melawan Valur Reykjavik. Mereka melewati fase 32 besar dengan mudah usai menang 5-0 pada leg pertama dan 2-0 pada leg kedua. Villa kemudian lolos dari 16 besar berkat gol tandang. Mereka kalah 0-1 dari BFC Dynamo pada leg kedua, tetapi menang 2-1 ketika bermain tandang pada leg pertama.

Villa lantas berhadapan dengan Dynamo Kyiv pada perempat final. Kondisi internal tim terganggu akibat adanya pergantian pelatih. Ron Saunders mengundurkan diri pada 9 Februari 1982 usai berseteru dengan manajemen terkait kontrak. Tony Barton yang awalnya bertugas sebagai asisten kemudian mendapat promosi menjadi kepala pelatih. Terlepas dari masalah tersebut, Villa berhasil lolos dari perempat final. Mereka mengimbangi Dynamo tanpa gol pada leg pertama dan berhasil menang 2-0 saat tampil di depan publik sendiri pada leg kedua.

Anderlecht menjadi lawan Villa pada semifinal. Mereka menang di kandang pada leg pertama berkat gol tunggal Tony Morley. Villa kemudian menahan Anderlecht 0-0 pada leg kedua. Tim asal Birmingham ini pada akhirnya keluar sebagai juara. Mereka mengalahkan Bayern Muenchen pada final lewat gol tunggal Peter White. Villa pun berhak tampil di UCL musim berikutnya meski cuma bertengger di peringkat sebelas di liga domestik. Sayangny, mereka dihentikan Juventus pada perempat final. Setelah 1982/1983, Villa baru kembali bermain di UCL pada 2024/2025. Mereka juga dijegal Paris Saint-Germain pada perempat final.

2. Aston Villa kalah dari Olympiacos pada semifinal UECL 2023/2024

Unai Emery datang sebagai pelatih baru Aston Villa pada pertengahan 2022/2023. Juru taktik asal Spanyol itu menggantikan Steven Gerrard. Emery langsung mampu mengubah Villa menjadi tim yang kompetitif. Mengambil alih tim di posisi ke-13, mantan arsitek Arsenal tersebut membuat mereka berakhir di peringkat ketujuh pada akhir English Premier League (EPL) 2023/2024. Hasilnya, Villa berhak tampil di Liga Konferensi Eropa 2023/2024. Mereka pun berstatus sebagai salah satu unggulan juara. Ini karena materi skuad lebih baik dibanding peserta lain serta rekam jejak Emery yang mengoleksi empat trofi Liga Europa.

Para pemain menunjukkan sinyal positif untuk memenuhi ekspektasi tersebut. Mereka melewati kualifikasi dengan membantai Hibernian 5-0 dan 3-0. Villa sempat kalah 2-3 dari Legia Warszawa pada partai grup perdana. Namun, setelahnya, mereka tidak tersentuh kekalahan lagi sampai leg kedua perempat final. Villa menyerah 1-2 dari Lille. Meski begitu, mereka menang dengan skor yang sama pada leg pertama. Laga pun ditentukan lewat adu penalti. Villa lolos ke semifinal usai Emiliano Martinez menahan tendangan Nabil Bentaleb dan Benjamin Andre. Di kubu Villa, Leon Bailey menjadi satu-satunya eksekutor yang gagal mencetak gol.

Pada semifinal, Villa berhadapan dengan Olympiacos. Mereka mendapat kesempatan menjadi tuan rumah terlebih dahulu. Sayangnya, John McGinn dan kolega gagal memanfaatkan situasi tersebut. Mereka kalah 2-4. Skor sebetulnya sempat imbang 2-2. Ollie Watkins dan Moussa Diaby mencetak gol setelah Ayoub El Kaabi menorehkan brace. Namun, El Kaabi melanjutkan permainan apiknya dengan mengemas hattrick dan Santiago Hezze memperbesar keunggulan Olympiacos. Villa kemudian tidak beradaya pada leg kedua. Mereka kalah 0-2 dengan El Kaabi kembali mengukir brace. Olympiacos pada akhirnya keluar sebagai juara.

3. Aston Villa menang comeback atas Nottingham Forest pada semifinal Liga Europa 2025/2026

Penampilan teranyar Aston Villa pada semifinal kompetisi Eropa terjadi di Liga Europa 2025/2026. Mereka mampu mengulang hasil seperti pada 1981/1982. Villa lolos ke partai puncak usai mengalahkan sesama wakil Inggris, Nottingham Forest, dengan agregat 4-1.

Villa kalah dulu pada leg pertama akibat gol tunggal Chris Wood lewat tendangan penalti. Namun, mereka mengamuk saat bermain di kandang pada leg kedua, Kamis (7/5/2026). Villa mencetak empat gol melalui Ollie Watkins, Emiliano Buendia, dan John McGinn (2).

Sebelum semifinal, Villa cuma tersentuh 1 kekalahan dari 12 pertandingan. Itu terjadi pada matchday ketiga fase liga. Mereka menyerah 1-2 dari Go Ahead Eagles. Sisanya, Villa selalu menang dengan mencetak 23 gol serta hanya kebobolan 5 gol.

Villa keluar sebagai juara saat menang pada semifinal kompetisi Eropa pertamanya. Lantas, akankah kejayaan di Liga Champions 1981/1982 terulang di Liga Europa 2025/2026? Seperti ketika menaklukkan Bayern Muenchen, Villa juga bakal menjalani final Liga Europa 2025/2026 dengan melawan tim dari Jerman, Freiburg. Keduanya dijadwalkan bertarung di Besiktas Stadium, Turki, pada 20 Mei 2026.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team