Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Imbang di Waktu Normal, Arsenal vs PSG Lanjut ke Babak Tambahan
ilustrasi PSG (unsplash.com/Moahad Saqib)
  • Final Liga Champions 2025/26 antara Arsenal dan PSG di Puskas Arena berakhir imbang 1-1 pada waktu normal.
  • Kai Havertz membuka keunggulan cepat untuk Arsenal di menit keenam, sebelum Ousmane Dembele menyamakan skor lewat penalti menit ke-65.
  • Pertahanan solid Arsenal menahan tekanan intens PSG hingga peluit akhir, memaksa laga dilanjutkan ke babak tambahan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Arsenal masih main imbang dalam final Liga Champions 2025/26. Jumpa Paris Saint-Germain (PSG) di Puskas Arena, Sabtu (30/5/2026) malam WIB, tim Meriam London ditahan imbang 1-1.

Gol-gol di laga ini ditorehkan Kai Havertz (6') untuk Arsenal, serta Ousmane Dembele (65') untuk PSG. Belum ada tim yang unggul sampai waktu normal tuntas.

Sejak awal babak pertama, PSG berusaha mengontrol permainan. Namun, justru kejutan dihadirkan Arsenal pada menit keenam laga. Kai Havertz membobol gawang PSG, memanfaatkan umpan tak sengaja Leandro Trossard.

Unggul lebih dulu tidak menjadikan Arsenal jemawa. Sebab, PSG langsung meningkatkan intensitas serangan mereka. Ousmane Dembele, Khvica Kvaratskhelia, hingga Desire Doue lebih aktif bergerak.

Namun, Arsenal sudah mempersiapkan rencana untuk menghentikan mereka. Selain menutup ruang gerak ketiga pemain depan PSG, mereka juga menutup area kreasi Vitinha dan Fabian Ruiz di tengah

Seiring babak pertama berjalan, PSG masih kesulitan membobol gawang Arsenal. Jangankan mencetak gol, membuat peluang saja mereka susah betul. Pertahanan Arsenal patut dapat pujian.

Selain ciamik secara taktis, kegigihan para pemain bertahan Arsenal berduel secara fisik menyulitkan PSG. Tak jarang, para pemain depan PSG kalah adu bodi dari pemain Arsenal, dan itu sukses menghentikan momentum PSG.

Sampai babak pertama tuntas, keunggulan Arsenal ini tidak berubah. Mereka untuk sementara unggul 1-0 atas PSG, mengakhiri paruh pertama final Liga Champions 2025/26 dengan positif.

Memasuki babak kedua, PSG langsung tancap gas. Mereka tidak membiarkan Arsenal mengembangkan permainan, dan langsung menekan Arsenal lewat serangan-serangan cepat.

Hasilnya terlihat pada menit 65. Dembele membobol gawang Arsenal lewat sepakan penalti, usai Kvaratskhelia dilanggar di dalam kotak penalti. Skor berubah menjadi 1-1, situasi laga kembali jadi seimbang.

Untuk menambah daya gedor, Arsenal memasukkai Jurrien Timber, Noni Madueke, hingga Viktor Gyokeres. Sementara PSG, memasukkan Bradley Barcola.

Masuknya nama-nama baru ini membuat permainan kedua tim lebih hidup, terutama PSG. Mereka menekan Arsenal bak binatang buas. Para pemain Arsenal pun tak leluasa menguasai bola, karena mereka tertekan selalu.

Namun Arsenal tidak patah arang. Mereka bertahan sebisa mungkin dari gempuran PSG, setidaknya untuk membawa laga menuju perpanjangan waktu, tidak kalah di waktu normal.

Upaya Arsenal pun berhasil. Mereka mampu mempertahankan diri dari gempuran PSG dalam skor 1-1 sampai waktu normal tuntas. Pertandingan pun harus berlanjut ke babak tambahan.

Editorial Team

Related Article