Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Janice Tjen Tumbang di Babak Pertama Italia Open 2026
Petenis Indonesia, Janice Tjen, saat berlaga (AFP / Karim Jaafar)
  • Janice Tjen tersingkir di babak pertama Italia Open 2026 setelah kalah dua set langsung 4-6, 4-6 dari petenis Amerika Serikat, Peyton Stearns.
  • Meskipun tampil cukup solid dengan lima ace dan akurasi servis 64 persen, Janice gagal memanfaatkan momen penting untuk mengamankan kemenangan.
  • Peyton Stearns tampil lebih efektif dalam break point dan menjaga fokus di fase krusial, membuat Janice gagal melaju untuk menantang Madison Keys di babak berikutnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Petenis putri andalan Indonesia, Janice Tjen, menelan pil pahit di WTA 1000 Italia Open 2026. Langkahnya di lapangan tanah liat Foro Italico terhenti di babak pertama, Rabu (6/5/2026) malam WIB.

Janice ditumbangkan wakil Amerika Serikat, Peyton Stearns. Janice dipaksa menyerah dalam pertarungan dua set langsung dengan skor identik 4-6 dan 4-6. Kekalahan di laga pembuka ini menjadi bahan evaluasi penting bagi petenis peringkat 40 dunia tersebut.

1. Janice sempat berikan perlawanan ketat

Secara statistik, performa Janice sebenarnya tidak terlalu buruk, bahkan mampu memberikan perlawanan cukup ketat. Ia mampu unggul dalam urusan ace dengan torehan lima kali, berbanding milik Stearns yang hanya dua.

Akurasi servis pertamanya pun cukup baik dengan persentase masuk mencapai 64 persen. Sayangnya, dominasi poin servis sebanyak 27 angka tersebut gagal dimaksimalkan untuk merebut kemenangan di momen krusial.

2. Lawan lebih klinis di momen krusial

Sementara itu, Stearns justru tampil lebih cerdik dengan mendominasi poin pengembalian yang mampu menghambat ritme permainan Janice. Petenis AS itu juga terbukti lebih efektif dalam mengeksekusi peluang break point sepanjang laga.

Dari 10 kesempatan break point, Stearns sukses mematahkan servis Janice sebanyak empat kali. Sementara itu, Janice membuang banyak peluang dan hanya mampu mengonversi dua dari enam kesempatan break yang dimilikinya.

3. Gagal tantang Madison Keys

Total poin keseluruhan yang dikumpulkan kedua pemain sebenarnya seimbang, yakni 45-45. Namun, ketenangan Stearns dalam mencetak lima game beruntun pada fase krusial berhasil mengganggu fokus Janice.

Kekalahan ini membuat Janice harus mengubur mimpinya melaju ke babak kedua turnamen tersebut. Alhasil, ia gagal menantang unggulan ke-17, Madison Keys, yang sudah menunggu pemenang dari laga ini.

Editorial Team