Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Times / M Ilman Nafi'an
Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, usai berkunjung ke kediaman Presiden Prabowo Subianto (IDN Times / M Ilman Nafi'an)

Intinya sih...

  • Jay Idzes tampil solid bersama Sassuolo saat imbang 1-1 melawan Parma dalam Serie A 2025/26.

  • Idzes dipercaya sebagai bek tengah dan berduet dengan Tarik Muharemovic, memberikan kontribusi positif dalam pertahanan dan serangan.

  • Sassuolo masih nirmenang dalam empat pertandingan terakhir di Serie A, perlu berbenah untuk menghadapi jadwal berat di depan mata.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Jay Idzes kembali menunjukkan performa solid bersama Sassuolo saat menghadapi Parma dalam lanjutan Serie A 2025/26 di Stadion Mapei, Reggio Emilia, Sabtu (3/1/2026) malam WIB. Walau duel berakhir imbang 1-1, kapten Timnas Indonesia yang dipercaya tampil sejak menit awal itu bermain cukup baik sepanjang pertandingan.

Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, menempatkan Idzes sebagai bek tengah dalam skema 4-3-3. Ia berduet dengan Tarik Muharemovic di jantung pertahanan, membentuk kombinasi yang cukup disiplin dalam meredam tekanan Parma.

Sepanjang laga, Idzes tak hanya fokus pada tugas bertahan. Permainan Sassuolo yang aktif menekan membuat pemain berusia 25 tahun itu beberapa kali ikut naik membantu serangan.

1. Jay Idzes diberi rating 7,2

Tak jarang Idzes melewati garis tengah untuk membantu sirkulasi bola dan menjaga tempo permainan tim. Hal itu bahkan terlihat di statistiknya.

Ia sempat terlihat merangsek ke sisi kiri pertahanan Parma saat Sassuolo berupaya memecah kebuntuan. Perannya sebagai bek modern begitu terlihat saat berani membawa hingga mendsitribusikan bola untuk ikut membangun serangan.

Dari sisi statistik, performa Jay Idzes mendapat penilaian cukup positif. Situs FootMob menilai kontribusinya dengan skor 7,2. 

Idzes tercatat memenangkan dua dari tiga duel satu lawan satu, melakukan dua sapuan penting, satu blok kepala dan intersep, dan serta dua kali pemulihan. Menariknya, dia juga mencatatkan 56 umpan akurat atau 90 persen dari yang dilepaskan.

2. Sassuolo tak pernah menang dalam empat laga terakhirnya di Serie A

Meski demikian, hasil akhir tidak sepenuhnya memuaskan bagi Sassuolo. Hasil imbang melawan Parma membuat mereka masih nirmenang dalam empat pertandingan terakhir di Serie A.

Sejak kemenangan 3-1 atas Fiorentina pada awal Desember 2025, Sassuolo hanya mampu mencatat tiga hasil imbang dan satu kekalahan. 

Sebelum menghadapi Parma, mereka lebih dulu berbagi poin dengan AC Milan (2-2) dan Bologna (1-1), lalu takluk dari Torino (0-1).

3. Tantangan berat Jay Idzes bersua klub raksasa Italia

Rentetan hasil tersebut membuat Sassuolo harus segera berbenah, terutama menghadapi jadwal berat di depan mata. Konsistensi di lini belakang menjadi salah satu aspek penting yang harus dijaga, termasuk peran Jay Idzes sebagai pemimpin pertahanan.

Tantangan besar sudah menanti Sassuolo dalam waktu dekat. Skuad I Neroverdi dijadwalkan bersua Juventus pada Rabu (7/1), sebelum bentrok dengan AS Roma dan Napoli. Dalam laga-laga krusial tersebut, performa stabil Jay Idzes akan kembali menjadi salah satu tumpuan utama timnya.

Editorial Team