Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pendukung Inter Milan memenuhi stadion.
Pendukung Inter Milan memenuhi stadion. (unsplash.com/Zach Rowlandson)

Intinya sih...

  • Manuel Akanji dipinjam dari Manchester City dengan pengalaman 85 penampilan dan 2 gol di Premier League.

  • Henrikh Mkhitaryan memiliki 13 gol dan 14 assist di Premier League bersama Arsenal dan Manchester United sebelum pindah ke Inter Milan.

  • Matteo Darmian berkarier selama 4 musim di Premier League bersama Manchester United sebelum kembali ke Italia dan menjadi bagian penting di skuad Inter Milan.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Inter Milan memiliki pemain-pemain berpengalaman dengan berbagai latar belakang pada 2025/2026 ini. Tiga di antaranya pernah merasakan ketatnya persaingan di kasta teratas Inggris, English Premier League, per 16 Januari 2026. Hal tersebut menjadi modal penting bagi Nerazzurri untuk bersaing di berbagai ajang, termasuk Liga Champions Eropa.

Matteo Darmian menjadi salah satu penggawa Inter Milan 2025/2026 yang pernah merumput di Premier League. Pengalaman itu didapat kala menjadi bagian dari Manchester United pada 2015–2019. Namun kiprahnya kala itu tak berakhir memuaskan.

1. Manuel Akanji tengah dipinjam Inter Milan dari Manchester City

Manuel Akanji menjadi pemain Inter Milan 2025/2026 dengan koleksi penampilan terbanyak di Premier League. Bersama Manchester City pada 2022–2025, ia mencatatkan 85 penampilan serta mencetak 2 gol dan 1 assist. Kehadirannya di lini belakang The Citizens juga sukses berbuah dua gelar juara pada 2022–2024.

Usai menjalani 3 musim pertama di Etihad Stadium, bek asal Swiss itu dipinjamkan kepada Inter Milan pada 2025/2026. Dalam kesepakatan peminjaman itu, Nerazzurri memiliki kewajiban untuk menebus secara permanen jika syarat tertentu terpenuhi. Kehadiran Akanji sebagai bek dengan jam terbang tinggi diharapkan membuat lini pertahanan Nerazzurri makin sulit ditembus.

Akanji langsung mendapat kepercayaan sebagai salah satu kekuatan penting di lini belakang Inter Milan. Ia tercatat selalu dimainkan selama 90 menit dalam 18 penampilan pertamanya di Serie A Italia. Selain itu, dirinya juga selalu diturunkan dalam enam laga pertama di Liga Champions 2025/2026.

2. Henrikh Mkhitaryan mengoleksi 13 gol di Premier League bersama Arsenal dan Manchester United

Henrikh Mkhitaryan lebih unggul dibanding dua pemain lainnya di daftar ini dalam urusan jumlah gol di Premier League. Dari total 78 kali kesempatan bermain, ia mengemas 13 gol dan 14 assist. Torehan itu ia ciptakan bersama dua klub berbeda, Manchester United dan Arsenal. Ia gagal mempersembahkan  gelar juara Premier League dan sempat menjuarai Europa League 2016/2017 bersama Setan Merah.

Setelah berkarier di Inggris selama 3 musim, pemain asal Armenia itu pindah ke Italia pada 2019. Ia sempat menjadi bagian dari AS Roma selama 3 musim sebelum direkrut Inter Milan secara gratis pada 2022. Kontraknya bersama Nerazzurri masih tersisa hingga musim panas 2026 mendatang.

Meski tak lagi muda, Mkhitaryan masih menjadi bagian penting di skuad Nerazzurri pada 2025/2026 ini. Cedera hamstring sempat membuatnya absen dalam beberapa laga pada Oktober–November 2025. Dirinya telah mengoleksi 2 assist dalam 18 penampilan pertama. 

3. Matteo Darmian berkarier di Premier League selama 4 musim

Matteo Darmian menghabiskan waktu selama 4 musim di Premier League bersama Manchester United pada 2015–2019. Dari total 60 kali kesempatan bermain, ia sempat mengemas satu gol yang tercipta ke gawang Crystal Palace pada musim pertama. Meski tak sempat mengangkat trofi liga, ia mampu mempersembahkan tiga trofi lainnya, termasuk Europa League 2016/2017.

Setelah mencicipi kerasnya persaingan di Inggris, Darmian kembali ke Italia pada 2019. Ia sempat semusim di Parma sebelum memulai kiprahnya sebagai pemain pinjaman di Inter Milan pada musim berikutnya. Performa apik lantas membuat Nerazzurri menebusnya secara permanen pada musim panas 2021.

Perjalanan karier Darmian di Inter Milan tengah terganggu pada 2025/2026. Ia harus absen cukup lama dan melewatkan sederet pertandingan penting karena cedera. Namun, ia telah melewati masa pemulihan dan sempat berada di bangku cadangan saat Nerazzurri bertemu Lecce pada 14 Januari 2026.

Tiga pemain di atas menjadi bagian penting di skuad Inter Milan untuk mengarungi persaingan di berbagai ajang pada 2025/2026. Pengalaman mereka juga diharapkan berdampak positif terhadap performa tim di Liga Champions. Apalagi, ada dua tim kuat Premier League yang harus dihadapi Nerazzurri pada fase grup kompetisi tersebut, Liverpool dan Arsenal.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team