Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
John Herdman: Lini Belakang Timnas Indonesia Terbaik di Asia
Dari kiri: Rizky Ridho, Joey Pelupessy, Jay Idzes, Kevin Diks, dan Thom Haye dalam laga Timnas Indonesia vs China, Kamis (5/6/2025) (kitagaruda.id)
  • John Herdman memuji lini belakang Timnas Indonesia sebagai salah satu yang terbaik di Asia dan menargetkan pertahanan Garuda menjadi nomor satu di AFC.
  • Persaingan ketat antarbek, termasuk Elkan Baggott, membuat Herdman menghadapi keputusan sulit namun memberi keuntungan berupa kedalaman skuad yang kuat.
  • Herdman mengakui peran besar Shin Tae Yong dalam membangun struktur pertahanan solid yang kini menjadi kekuatan utama Timnas Indonesia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pelatih timnas Indonesia John Herdman melontarkan pujian terhadap kekuatan lini belakang Timnas Indonesia. Herdman bahkan tak segan menyebut sektor pertahanan skuad Garuda sebagai salah satu yang terbaik di Asia saat ini. 

Menurut Herdman, kualitas yang dimiliki para bek membuatnya optimistis menghadapi tantangan ke depan. Herdman menyadari pertahanan memang cukup lama menjadi kekuatan timnas Indonesia.

1. Target jadi Pertahanan Terbaik di AFC

Jay Idzes (kiri belakang) dan Rizky Ridho (kiri depan) tampil fantastis di laga menghadapi Arab Saudi. (the-afc.com)

Di mata Herdman, Indonesia saat ini punya lini belakang terbaik di Asia. Herdman tidak ragu menetapkan target ambisius bagi timnya untuk terus menjadikan lini belakang Timnas sebagai yang terbaik. 

“Kami memiliki banyak persaingan di posisi itu. Banyak persaingan. Memang sangat kompetitif di sana. Tim ini, bagi saya, memiliki salah satu unit pertahanan terbaik di AFC. Tujuan kami adalah menjadi nomor satu di AFC dalam kemampuan bertahan kami,” kata Herdman dalam konferensi pers FIFA Series 2026 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada Kamis (26/3/2026).

2. Berat mengambil keputusan

Wahyu Prasetyo (nomor punggung 3) berpose bersama Jay Idzes, Justin Hubner, dan Rizky Ridho. (instagram.com/prast_wahyu)

Persaingan di lini belakang membuat Herdman harus menghadapi keputusan sulit. Pemain seperti Elkan Baggott dan lainnya harus berjuang keras untuk mengamankan tempat. 

Namun bagi Herdman, kondisi ini justru menjadi keuntungan besar bagi tim. Kedalaman skuad yang kuat memungkinkan fleksibilitas dalam menentukan strategi. 

“Dan pemain seperti Elkan Baggott dan yang lainnya sekarang bersaing setiap hari untuk mendapatkan tempat tersebut. Jadi bagi seorang pelatih, itu sangat luar biasa. Itulah yang kami butuhkan. Namun pada saat yang sama, hal itu juga menunjukkan bahwa kami memiliki kualitas yang sangat besar dan saya memiliki banyak keputusan sulit yang harus diambil ketika menentukan susunan lini pertahanan tersebut,” kata Herdman.

3. Persaingan keras diakui Elkan

John Herdman dan Elkan Baggott dalam konferensi pers FIFA Series 2026 (IDN Times/Margith Damanik)

Pada kesempatan yang sama, Elkan tak menampik ketatnya persaingan di lini belakang timnas Indonesia saat ini. Namun, dia menyadari skuad Garuda memang butuh kualitas pemain dengan level yang lebih tinggi.

“Dan dari segi persaingan, ya, sekarang jelas ada lebih banyak persaingan dibanding sebelumnya. Namun kami adalah sebuah negara, tim nasional, yang sedang berusaha mencapai hal-hal yang lebih besar dan lebih baik. Dan untuk bisa melakukan itu, Anda membutuhkan kualitas pemain yang lebih tinggi,” kata Elkan dalam konferensi pers jelang FIFA Series 2026.

4. Ada peran Shin Tae Yong

Shin Tae Yong, mantan pelatih Timnas Indonesia (pssi.org)

Bicara soal pertahanan kuat timnas Indonesia, Herdman tak menampik ada peran Shin Tae Yong di dalamnya. Herdman mengacungkan jempol untuk Shin Tae Yong dan jajaran tim kepelatihannya yang dinilai sukses membentuk struktur pertahanan kuat skuad Garuda menjadi seperti sekarang.

“Seperti yang sudah saya katakan, struktur pertahanan yang dibangun oleh Shin Tae-yong sangat fantastis,” kata Herdman.

Editorial Team