Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Juara EPL Pertama yang Seri pada Pertandingan Terakhir
ilustrasi pertandingan (unsplash.com/Alex Simpson)
  • Arsenal sudah memastikan gelar juara EPL 2025/2026 sebelum laga terakhir melawan Crystal Palace, dengan kedua tim fokus pada final kompetisi Eropa masing-masing.
  • Empat juara EPL sebelumnya yang menutup musim dengan hasil seri adalah Manchester United (1993/1994), Chelsea (2004/2005), Leicester City (2015/2016), dan Liverpool (2024/2025).
  • Laga Arsenal kontra Palace berpotensi menambah daftar juara EPL yang hanya meraih hasil imbang di pertandingan penutup musim.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Hasil seri berpotensi tercipta ketika Arsenal berhadapan dengan Crystal Palace pada pekan penutup English Premier League (EPL) 2025/2026, Minggu (24/5/2026). Sebab, kedua tim sama-sama bakal lebih fokus kepada laga selanjutnya. Palace akan memainkan final Liga Konferensi Eropa melawan Rayo Vallecano pada Rabu (27/5/2026) dan Arsenal menjalani partai puncak Liga Champions Eropa kontra Paris Saint-Germain 3 hari berikutnya.

Arsenal sendiri bakal bermain sebagai tamu di Selhurst Park saat berhadapan dengan Palace. Mereka datang dengan kondisi sudah mengamankan gelar juara. The Gunners meraihnya berkat Manchester City yang imbang 1-1 dengan AFC Bournemouth pada pekan ke-37 (19/5/2026). Jika benar Arsenal hanya berbagi poin dengan Palace, mereka akan menjadi juara EPL kelima yang cuma seri pada pertandingan terakhir. Siapa saja empat pendahulunya?

1. Manchester United imbang 0-0 dengan Coventry City pada 1993/1994

Manchester United (MU) merupakan juara 2 musim pertama Premier League. Mereka menang tandang 2-1 atas Wimbledon pada pertandingan terakhir edisi 1992/1993 (8/5/1993). Pada 1993/1994, The Red Devils menutup musim dengan imbang 0-0 kontra Coventry City di kandang, Old Trafford (8/5/1994).

MU bukan tanpa peluang kala menjamu Coventry. Eric Cantona hampir saja mencetak gol spektakuler pada babak pertama. Sayangnya, tendangan saltonya ditepis Steve Ogrizovic. Pada babak kedua, Roy Keane sebetulnya bisa mencetak gol. Namun, ia berada dalam posisi offside saat menyontek rebound.

2. Chelsea seri 1-1 dengan Newcastle United pada 2004/2005

Chelsea menjuarai Premier League untuk pertama kalinya pada 2004/2005. The Blues mengumpulkan 95 poin dari hasil 29 kemenangan, 8 keimbangan, dan 1 kekalahan. Mereka unggul hingga 12 angka dari Arsenal. Salah satu hasil imbang Chelsea terjadi pada pertandingan terakhir. Tim asuhan Jose Mourinho hadir sebagai tamu di St. James’ Park pada 15 Mei 2005 untuk menghadapi Newcastle United. Frank Lampard dan kolega lantas pulang dengan skor 1-1.

Mereka tertinggal dulu akibat bunuh diri Njitap Geremi pada menit 33. Winger asal Kamerun itu tidak berdaya ketika tengah mengawal Titus Bramble dan bola hasil tandukan Alan Shearer ke tiang jauh membenturnya sehingga masuk ke gawang sendiri. Namun, Chelsea bisa menyamakan kedudukan 2 menit berselang lewat tendangan penalti Lampard. Mereka mendapat hadiah ini berkat pelanggaran Celestine Babayaro kepada Eidur Gudjohnsen.

3. Leicester City bermain 1-1 dengan Chelsea pada 2015/2016

Leicester City mengejutkan dunia ketika keluar sebagai juara Premier League 2015/2016. Mereka mengakhiri musim dengan 81 poin, unggul hingga 10 angka dari Arsenal sebagai pesaing terdekat. The Foxes menutup perjalanan dengan bermain 1-1 melawan Chelsea di Stamford Bridge pada 15 Mei 2016.

Skuad asuhan Claudio Ranieri memberi tuan rumah hadiah penalti pada menit 66 setelah Jeffrey Schlupp melanggar Nemanja Matic. Cesc Fabregas berhasil memaksimalkan kesempatan. Leicester akhirnya meraih satu poin berkat gol Danny Drinkwater pada menit 82 yang berasal dari assist Schlupp.

4. Liverpool ditahan Crystal Palace 1-1 pada 2024/2025

Liverpool berhasil menjadi juara Premier League pada 2024/2025 yang merupakan musim pertamanya dilatih Arne Slot. The Reds memastikan status tersebut usai membantai Tottenham Hotspur 5-1 pada pekan ke-34. Sayangnya, mereka tidak lagi merasakan kemenangan dalam empat pertandingan terakhir. Liverpool kalah 2 kali dan imbang 2 kali.

Virgil van Dijk dan kolega hampir saja dipermalukan Crystal Palace di Anfield pada laga pemungkas (25/5/2026). Tamunya itu mencetak gol melalui Ismaila Sarr pada menit kesembilan. Kondisi makin mencekam setelah Ryan Gravenberch mendapat kartu merah pada menit 68. Namun, Liverpool akhirnya terhindar dari kekalahan berkat gol Mohamed Salah pada menit 84.

Crystal Palace menahan imbang juara Premier League 2024/2025 pada pertandingan terakhir. Lantas, akankah The Eagles kembali melakukan hal tersebut kepada Arsenal pada 2025/2026 ini atau malah berhasil meraih kemenangan karena bermain di kandang?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team