Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

6 Juara EPL Pertama yang Kalah pada Pertandingan Terakhir

6 Juara EPL Pertama yang Kalah pada Pertandingan Terakhir
ilustrasi pertandingan (pixabay.com/Pyxis-Web-Solutions)
Intinya Sih
  • Artikel menyoroti enam juara Premier League yang kalah pada laga terakhir musimnya, mulai dari Blackburn Rovers 1994/1995 hingga Manchester City 2022/2023.
  • Setiap kekalahan terjadi setelah tim memastikan gelar juara lebih dulu, membuat mereka tampil lebih santai dan kehilangan fokus di pertandingan penutup.
  • Arsenal berpotensi menambah daftar tersebut karena sudah mengunci gelar EPL 2025/2026 sebelum menghadapi Crystal Palace, sementara fokus utama tertuju pada final Liga Champions melawan PSG.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Arsenal bakal menutup English Premier League (EPL) 2025/2026 dengan melawan Crystal Palace pada Minggu (24/5/2026). Mereka memasuki pertandingan dengan status sebagai kampiun berkat seri 1-1 yang didapat Manchester City kontra AFC Bournemouth pada pekan sebelumnya. Kondisi tersebut membuat The Gunners akan menjalani pertandingan dengan lebih santai dan itu berpotensi menyebabkan kekalahan. Sebelum musim ini, ada enam juara EPL yang tumbang pada laga pemungkas.

1. Blackburn Rovers kalah 1-2 dari Liverpool pada 1994/1995

Blackburn Rovers merupakan satu-satunya dalam daftar ini yang memasuki pertandingan terakhir dengan kondisi belum mengunci gelar juara. Mereka berhadapan dengan Liverpool pada pekan penutup Premier League 1994/1995 (14/5/1995). Rovers bermain sebagai tamu di Anfield.

Mereka sempat unggul melalui gol Alan Shearer (20’), tetapi kemudian tumbang akibat gol John Barnes (64’) dan Jamie Redknapp (90’). Beruntungnya, Manchester United (MU) hanya imbang 1-1 dengan West Ham United. Rovers pun menutup musim dengan 89 poin, unggul 1 angka saja dari MU.

2. Arsenal menyerah 0-1 dari Aston Villa pada 1997/1998

Arsenal menjadi juara Premier League untuk pertama kalinya pada 1997/1998. Mereka memastikan kejayaan tersebut usai membantai Everton 4-0 pada pekan ke-37. Itu membuat mereka mengoleksi 78 poin dan tidak mungkin lagi terkejar oleh Manchester United yang tertinggal 4 angka. The Gunners lantas melawat ke Villa Park pada 10 Mei 1998 untuk menuntaskan musim dengan melawan Aston Villa. Sayangnya, mereka kalah 0-1.

Dwight Yorke mencetak gol tunggal melalui tendangan penalti pada menit 37. Villa mendapat hadiah tersebut berkat pelanggaran Gilles Grimandi kepada Yorke. David Seaman yang menjaga gawang Arsenal dipermalukan karena Yorke melakukan eksekusi dengan teknik panenka. Ironisnya, Arsenal sebetulnya unggul jumlah pemain mulai menit 24 usai Ugo Ehiogu menerima kartu kuning kedua akibat tackle dari belakang kepada Ian Wright.

3. Manchester United dibekuk Tottenham Hotspur 1-3 pada 2000/2001

Manchester United memenangkan Premier League 2000/2001 dengan 80 poin. Mereka hunggul hingga sepuluh angka dari Arsenal. The Red Devils bahkan sudah mengunci gelar juara dengan lima pertandingan tersisa.

Kondisi tersebut pun membuat mereka menurunkan intensitas. Lima laga pemungkas berakhir dengan 1 kemenangan, 1 keimbangan, dan 3 kekalahan. Pada pekan penutup, mereka dibekuk 1-3 oleh Tottenham Hotspur.

4. Chelsea ditekuk Newcastle United 0-1 pada 2005/2006

Chelsea mengangkat trofi Premier League perdananya pada 2004/2005. Pada pertandingan terakhir, mereka hanya imbang 1-1 dengan Newcastle United. The Blues kemudian mampu mempertahankan gelar juara pada 2005/2006.

Mereka kembali berjumpa The Magpies pada laga penutup EPL 2005/2006. Nahas, Chelsea kali ini kalah 0-1. Gol tunggal Newcastle dicetak Titus Bramble pada menit 73. Dua menit berselang, Chelsea sebetulnya unggul jumlah pemain berkat kartu merah Stephen Carr

5. Manchester United dibungkam West Ham United 0-1 pada 2006/2007

Setelah Chelsea menjuarai Premier League selama 2 musim beruntun, Manchester United akhirnya merebut status tersebut pada 2006/2007. Mereka memastikannya pada pekan ke-37 usai menang 1-0 atas Manchester City. Sementara, Chelsea cuma imbang 1-1 dengan Arsenal.

Namun, poin MU tetap berada di angka 89 setelah musim selesai. Ini terjadi akibat kekalahan 0-1 dari West Ham United pada laga pemungkas. Carlos Tevez mencetak gol tunggal pada menit 45+2. Bagi West Ham, kemenangan membuat mereka selamat dari degradasi.

6. Manchester City tumbang 0-1 dari Brentford pada 2022/2023

Brentford menjadi satu-satunya tim yang mampu mengalahkan Manchester City dua kali di Premier League 2022/2023. The Bees menang 2-1 di Etihad Stadium pada pekan ke-16 (12/11/2022). Mereka kemudian unggul 1-0 di Gtech Community Stadium pada laga terakhir (28/5/2023).

Gol tunggal Brentford pada pertandingan penutup EPL 2022/2023 tersebut dicetak Ethan Pinnock pada menit 85. Namun, bagi The Cityzens, hasil ini tidak berpengaruh. Mereka sudah mengunci gelar juara pada pekan sebelumnya usai Arsenal kalah 0-1 dari Nottingham Forest.

Menarik untuk melihat pendekatan apa yang bakal diambil Arsenal pada pertandingan penutup Premier League 2025/2026 melawan Crystal Palace. Sebab, mereka masih memiliki satu laga mahabesar ketika melakoni final Liga Champions Eropa versus Paris Saint-Germain pada 30 Mei 2026. Dengan demikian, sang pelatih, Mikel Arteta, sangat berpotensi melakukan rotasi kala bersua Palace dan itu jelas bisa berdampak kepada hasil akhir. Akankan daftar ini bertambah?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika

Related Articles

See More