Pada 2025/2026, juventus mengawali fase liga UCL dengan lebih buruk. Mereka hanya meraih 3 hasil imbang dan 1 kekalahan dalam 4 laga pertama. Juventus lalu bangkit dalam 4 partai berikutnya dengan 3 kali menang dan 1 kali seri. Namun, mereka tetap gagal finis di delapan besar klasemen hingga lagi-lagi harus melakoni babak playoff.
Juventus bertemu Galatasaray, tim yang finis lebih rendah dari mereka pada klasemen akhir fase liga. Juventus pun mendapat keuntungan berupa status tuan rumah pada leg kedua. Sayangnya, keuntungan itu seolah tak berarti karena Juventus terbantai 2-5 pada laga pertama di Turki. Alhasil, mereka tetap dibebani target berat saat ganti menjamu Galatasaray.
Target berat itu sebenarnya sempat tercapai oleh Juventus. Mereka tampil luar biasa di Turin hingga menang 3-0 dalam 90 menit. Padahal, Bianconeri harus bermain dengan sepuluh orang sejak menit 49. Sayangnya, Juventus gagal menuntaskan comeback mereka. Gawang mereka bobol dua kali pada babak tambahan hingga tersingkir dengan skor agregat 5-7.
Juventus selalu gagal mencapai babak 16 besar dalam tiga penampilan terakhir mereka di Liga Champions. Sudah begitu, kiprah mereka di Serie A Italia 2025/2026 pun tak menjanjikan. Jika tak mampu lolos ke UCL musim depan, reputasi mereka di turnamen tersebut bakal makin buruk.