Jakarta, IDN Times - Ketika Liam Rosenior pertama kali diangkat sebagai manajer Chelsea, semua terasa menjanjikan. Bayangkan saja, mereka meraih empat kemenangan beruntun di Premier League.
Saat datang pada Januari 2026, Rosenior tampak langsung melakukan perubahan di Chelsea. Dalam empat laga lawan Brentford, Crystal Palace, West Ham, dan Wolves, semua berakhir dengan kemenangan.
Namun, periode baik itu sudah hilang. Kini, bersama Rosenior, Chelsea justru terombang-ambing baik di Liga Champions, Piala Liga, hingga Premier League.
