Krisis Chelsea, Enzo Fernandez Kecam Manajemen Usai Pecat Maresca

- Enzo Fernandez mengecam keputusan manajemen Chelsea yang memecat Enzo Maresca, menilai langkah itu sebagai kesalahan besar yang memperburuk performa tim.
- Fernandez menilai Maresca telah membangun identitas dan arah permainan jelas bagi Chelsea, sehingga pemecatannya di tengah musim merusak ritme tim.
- Chelsea tengah terpuruk usai tiga kekalahan beruntun tanpa gol, termasuk kalah 0-3 dari Everton dan PSG, membuat tekanan terhadap klub semakin meningkat.
Jakarta, IDN Times - Krisis di tubuh Chelsea memancing keberanian para pemainnya untuk bersuara. Kapten Chelsea, Enzo Fernandez, menilai performa buruk timnya disebabkan oleh keputusan sembrono dari manajemen klub ketika memecat Enzo Maresca dari kursi manajer.
Bagi Fernandez, manajemen Chelsea sudah melakukan kesalahan besar dengan memecat Maresca. Sebab, pria Italia itu dianggap sosok yang tepat dalam membangun ulang Chelsea.
"Saya tak mengerti. Memang, terkadang kami sebagai pemain tak mengerti situasinya, bagaimana dan apa cara mereka mengatur hal-hal seperti ini. Kepergiannya telah menyakiti kami," ujar Fernandez dalam wawancara bersama TUDN, dilansir Metro.
1. Kebijakan manajemen Chelsea rusak tempo sendiri
Pria Argentina itu merasa Maresca sukses menciptakan identitas di tubuh Chelsea. Ide yang dibawa juru taktik asal Italia itu selalu jelas. Meski terkadang tak disukai para pemain, taktik dan strategi Maresca setidaknya bisa membuat Chelsea terangkat.
"Kami sudah punya identitas. Dia memberi kami arahan. Meski susah, itulah sepak bola, terkadang bagus dan buruk. Tapi dia selalu memiliki identitas yang jelas ketika berlatih dan bermain. Makanya, kepergian dia sangat menyakiti kami. Apalagi, semua terjadi di pertengahan musim yang merusak tempo," kata Fernandez.
2. Bisa saja Fernandez cabut
Dengan fakta seperti ini, Fernandez bisa saja cabut dari Chelsea. Tak usah pusing, karena Paris Saint-Germain sedang memantau perkembangannya di Stamford Bridge.
"Masih ada delapan laga tersisa serta Piala FA. Lalu, Piala Dunia dan kemudian kita lihat apa yang terjadi," kata Fernandez.
3. Kekalahan telak kedua secara beruntun
Chelsea baru saja kalah dengan skor telak, 0-3, dari Everton di Hill Dickinson Stadium. Ini menjadi hasil memalukan kedua yang membuat Chelsea semakin terpuruk hingga jadi bahan ejekan suporter sendiri.
Sebelumnya, Chelsea dibantai PSG dengan skor serupa. Jika ditotal, mereka sudah kalah dalam tiga laga beruntun, tidak mencetak gol, dan kebobolan tujuh kali.

















