Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kemenpora Jamin Seleksi Deputi Baru Bebas Nepotisme
Jumpa pers Pansel Deputi Kemenpora, Senin (2/2/2026). (IDN Times/Tino).

Intinya sih...

  • Kemenpora membuka seleksi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga

  • Seleksi mencari sosok yang dapat mendongkrak industri olahraga secara inklusif

  • Terdapat sejumlah tahapan seleksi dan tim pansel terdiri dari berbagai kalangan

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kemenpora sedang membuka seleksi untuk menempati posisi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga. Lowongan ini terbuka untuk umum, tak hanya yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN).

Tim panitia seleksi (pansel) menjamin jalannya seleksi bebas dari nepotisme. Seleksi akan berjalan dengan jujur dan transparan, demi menjaga integritas.

"Pansel ini tidak bisa diatur oleh siapa pun, kami akan jujur, terbuka, integritas itu nomor satu. Semua tahapan dilakukan secara transparan, tidak ada yang namanya karena kedekatan dan lain sebagainya," kata Ketua Pansel, Gunawan Suswantoro dalam jumpa pers di Kemenpora, Senin (2/2/2026).

1. Cari figur seperti apa?

Sesmenpora, Gunawan Suswantoro, Senin (2/2/2026). (IDN Times/Tino).

Gunawan menyatakan, Kemenpora sedang mencari sosok yang dapat mendongkrak industri olahraga tanah air, secara inklusif. Pendaftaran akan dibuka pada 3-17 Februari 2026, dengan mangakses langsung laman resmi Kemenpora.

"Seleksi ini untuk menemukan sosok figur yang bisa membangun industri olahraga ke depan secara berkelanjutan," kata Gunawan.

2. Ada sejumlah tahapan seleksi

Situasi depan kantor Kemenpora saat Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2025. (IDN Times / Sandy Firdaus)

Gunawan menambahkan, sosok yang menduduki jabatan tersebut dituntut dapat menunjang kinerja Kemenpora dalam mendorong pengembangan industri olahraga dan sport tourism sebagai sektor potensial penopang perekonomian nasional.

Nantinya, para peserta yang lulus administrasi akan mengikuti sejumlah tahapan lanjutan. Seluruh peserta akan dinilai secara objektif dengan standar yang sama dan proses seleksi akan berjalan secara akuntabel, tanpa intervensi dari pihak mana pun.

"Kita sepakat bahwa akan memilih calon yang terbaik dari sistem dan tidak ada intervensi dari pihak manapun jadi benar-benar yang memang dibutuhkan untuk memajukan olahraga dan sekaligus bisnisnya," kata anggota pansel, Chandra Hamzah.

3. Siapa saja yang tergabung dalam tim pansel?

Jumpa pers Pansel Deputi Kemenpora, Senin (2/2/2026). (Dok. Kemenpora).

Tim pansel terdiri dari kalangan akademisi, profesional, lintas kementerian, hingga internal Kemenpora. Selain Chandra, beberapa nama yang diterjunkan adalah Susyanto, Rabin Indrajad Hattari, dan Amperawan.

"Ini adalah salah satu program yang Pak Menteri (Erick Thohir) inginkan, supaya industri olahraga di Indonesia berkembang seperti layaknya negara-negara maju lainnya. Pak Menteri ingin bagaimana sosok ini bisa membangun industri olahraga tidak hanya dari sisi regulatornya tapi juga dari sisi policy maker-nya," ucap Rabin.

Editorial Team