UEFA menegaskan skorsing yang diberikan kepada Prestianni bersifat sementara sambil menunggu hasil investigasi penuh atas dugaan rasisme. UEFA menyebut keputusan ini sebagai penerapan awal regulasi Pasal 14 untuk memastikan proses berjalan adil dan transparan.
Dalam pernyataannya, UEFA menjelaskan, langkah ini tidak memengaruhi keputusan akhir yang dapat berubah setelah bukti lengkap diserahkan.
UEFA menyampaikan, informasi lebih lanjut akan diberikan dalam waktu dekat untuk menjaga akuntabilitas proses disipliner. Meski begitu, Prestianni masih berpotensi menerima skorsing hingga 10 pertandingan jika dinyatakan bersalah.
"Ini tanpa mengurangi keputusan apa pun dari Komisi Disiplin UEFA setelah kesimpulan dari penyelidikan yang sedang berlangsung dan penyerahannya masing-masing kepada mereka. Informasi lebih lanjut tentang masalah ini akan tersedia pada waktunya," begitu pernyataan resmi UEFA.