Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ketika Energi Ramadan Dirasakan Betul Oleh 2 Pemain Persija Ini
Persija lawan PSM di Super League 2025/26. (Dok. Persija)
  • Dua pemain Persija Jakarta, Alaaeddine Ajaraie dan Shayne Pattynama, berbagi pengalaman mereka menjalani Ramadan pertama di Indonesia dengan suasana yang lebih hidup dan penuh makna.
  • Ajaraie mengaku merasakan energi tambahan saat bermain di bulan Ramadan, menyebut kekuatan spiritual sebagai sumber semangatnya selama pertandingan berlangsung.
  • Shayne menilai Ramadan memberi perspektif positif bagi para pemain, melihat bagaimana puasa justru menjadi motivasi dan mempererat hubungan dengan lingkungan sekitar di Indonesia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Dua pemain Persija Jakarta, Alaaeddine Ajaraie dan Shayne Pattynama, memiliki kesannya sendiri terhadap Ramadan. Apalagi, sekarang mereka menjalani bulan suci itu di Indonesia.

Ajaraie dan Shayne sejatinya dekat dengan Ramadan. Ajaraie beragama Islam, sementara Shayne juga sudah sering menjumpai Ramadan dari orang-orang di sekitarnya. Ternyata, ada energi tersendiri yang dirasakan mereka dari Ramadan.

1. Ajaraie merasakan tambahan energi

Persija lawan Bali United di Super League. (Dok. Persija)

Ajaraie mengungkapkan, main di bulan Ramadan bukanlah hal baru baginya, dan kini dia merasakannya di Indonesia. Menurutnya, main saat Ramadan kerap memberi energi tersendiri.

"Saya sudah sering bermain dalam banyak pertandingan selama bulan Ramadan. Jadi ini bukan masalah bagi saya. Saya merasa Allah memberi saya kekuatan tambahan di bulan Ramadan," ujar Ajaraie kepada awak media.

2. Shayne melihat perspektif menarik

Shayne Pattynama ikut ngabuburit bersama FC Mobile di M Bloc. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Pemain Persija yang lain, Shayne Pattynama, mengaku menemukan perspektif menarik dari orang-orang yang berpuasa Ramadan. Ada yang merasa mendapatkan energi tambahan dengan berpuasa, dan itu unik bagi Shayne.

"Menurut saya, Ramadan merupakan bulan suci yang justru bisa menjadi motivasi tambahan bagi pemain yang menjalaninya dengan penuh keyakinan. Itu perspektif yang sangat menarik dan positif," ujar Shayne.

3. Senang bisa menjalani Ramadan di Indonesia

Shayne Pattynama ikut ngabuburit bersama FC Mobile di M Bloc. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Kini, Shayne merasakan betul bedanya atmosfer Ramadan di Indonesia dibandingkan negara-negara lain. Di Indonesia, suasana Ramadan terasa lebih kuat dan hidup.

"Ya, tentu ada perbedaan. Di Indonesia, lebih banyak orang yang menjalankan Ramadan karena mayoritas penduduknya Muslim. Suasana Ramadan di sini terasa lebih kuat dan lebih hidup," kata Shayne.

Sementara bagi Ajaraie, selain memberikan tambahan energi, ada satu hal yang dia senangi dari Ramadan tahun ini. Dia bisa menjalani Ramadan di negara dengan populasi Muslim terbanyak di dunia, yaitu Indonesia.

"Saya merasa Allah memberi kami kekuatan tambahan di Ramadan. Saya sangat senang berada di negara dengan populasi Muslim terbesar, dan main di Persija. Itu membuat saya dan keluarga saya bahagia," Ajaraie.

Editorial Team