Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi kiper
ilustrasi kiper (unsplash.com/phoedobus)

Intinya sih...

  • Anatoliy Trubin membawa Benfica lolos dari fase liga dan berpeluang ke 16 besar

  • Ivan Provedel menjadi penyelamat Lazio lewat gol sundulan di menit akhir

  • Vincent Enyeama merupakan kiper Afrika pertama yang mencetak gol di UCL

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Gol dari seorang kiper selalu menjadi salah satu kejutan yang tidak terduga di Liga Champions Eropa (UCL). Seorang penjaga gawang biasanya fokus menjaga area pertahanan dan mengamankan gawang dari kebobolan. Namun, beberapa kiper justru mampu mencetak gol dan menyelamatkan klub masing-masing.

Anatoliy Trubin menghidupkan kembali momen langka tersebut saat Benfica menghadapi Real Madrid pada matchday terakhir fase liga Liga Champions 2025/2026. Trubin mencetak gol melalui sundulan dan membawa Benfica lolos ke babak playoff fase gugur. Gol itu sekaligus menggagalkan langkah Real Madrid untuk melaju langsung ke babak 16 besar.

1. Anatoliy Trubin membawa Benfica lolos dari fase liga dan berpeluang ke 16 besar

Anatoliy Trubin mencetak gol dramatis saat Benfica menjamu Real Madrid di Estadio da Luz. Trubin maju ke kotak penalti lawan pada menit-menit akhir dan memanfaatkan situasi bola mati. Trubin mengarahkan sundulan akurat dan mengubah skor menjadi 4-2 untuk kemenangan Benfica.

Gol tersebut membawa dampak besar terhadap klasemen grup Liga Champions. Trubin membantu Benfica mengamankan tiket playoff menuju babak 16 besar setelah menggeser Marseille. Trubin juga mencatatkan namanya sebagai kiper kelima yang mencetak gol di kompetisi ini.

2. Ivan Provedel menjadi penyelamat Lazio lewat gol sundulan di menit akhir

Ivan Provedel lebih dulu melakukan gol lewat sundulan dibandingkan Anatoliy Trubin. Ivan Provedel mencetak gol penyeimbang saat Lazio menghadapi Atletico Madrid pada matchday pertama UCL 2023/2024. Provedel maju ke kotak penalti pada menit ke-95 dan menyambut umpan silang dengan sundulan keras membobol gawang Los Colchoneros.

Provedel membuat Stadion Olimpico bergemuruh lewat gol dramatis tersebut. Gol itu menyelamatkan Lazio dari kekalahan di kandang sendiri. Provedel menjaga peluang Lazio untuk bersaing di fase grup. Provedel juga menjadi salah satu dari tiga kiper yang mencetak gol melalui permainan terbuka di Liga Champions.

3. Vincent Enyeama merupakan kiper Afrika pertama yang mencetak gol di UCL

Vincent Enyeama mencetak gol saat Hapoel Tel Aviv menghadapi FC Salzburg pada babak playoff Liga Champions 2010. Enyeama mengeksekusi penalti dengan tenang dan membawa timnya meraih kemenangan. Enyeama mencatatkan sejarah sebagai kiper asal Afrika pertama yang mencetak gol di kompetisi ini.

Enyeama menunjukkan konsistensi sebagai eksekutor penalti selama membela Hapoel Tel Aviv. Enyeama mengoleksi total 15 gol di semua kompetisi bersama klub tersebut. Enyeama membuktikan bahwa kiper juga dapat berkontribusi besar sebagai eksekutor yang sukses di titik putih.

4. Sinan Bolat menciptakan gol penyelamat bagi Standard Liege

Sinan Bolat mencetak gol saat Standard Liege menghadapi AZ Alkmaar di fase grup Liga Champions 2009/2010. Bolat maju ke kotak penalti lawan pada menit ke-95 dan menyambut bola sepak pojok dengan sundulan tajam. Bolat mengubah skor menjadi imbang dan menjaga peluang timnya lolos ke fase gugur.

Gol tersebut membawa Standard Liege finis di posisi ketiga grup. Bolat memastikan timnya lolos ke Liga Europa dengan keunggulan satu poin atas AZ Alkmaar. Catatan tersebut membuat Bolat menuliskan namanya sebagai kiper pertama yang mencetak gol melalui permainan terbuka di Liga Champions.

5. Hans-Joerg Butt tercatat telah membuat tiga Gol di Liga Champions

Hans-Joerg Butt mencetak tiga gol penalti di Liga Champions bersama tiga klub berbeda. Butt mencetak gol pertamanya saat Hamburg bermain imbang 4-4 melawan Juventus pada tahun 2000. Butt kemudian mencetak gol kedua saat Bayer Leverkusen menang 3-1 atas Juventus pada 2002.

Butt melengkapi catatan spesialnya saat Bayern Munchen menang 4-1 atas Juventus pada 2009. Catatan tiga gol dari titik putih memastikan ketenangan Butt sebagai eksekutor Juventus pada musim tersebut. Sampai Februari 2026, Butt masih mencatatkan rekor sebagai kiper dengan jumlah gol terbanyak di Liga Champions.

Lima kiper ini membuktikan peran kiper tidak selalu terbatas pada tugas bertahan. Mereka juga bisa berkontribusi sebagai pencetak gol yang bisa menyelamatkan klub masing-masing. Anatoliy Trubin menjadi yang terbaru setelah sundulannya berhasil membuat para pemain Real Madrid menderita kekalahan di Portugal.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team