Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Klub Italia yang Berkompetisi di Liga Champions 2026/2027
ilustrasi sepak bola (unsplash.com/janoschphotos)
  • Inter Milan menjuarai Serie A 2025/2026 dengan 87 poin dan memastikan tempat di Liga Champions 2026/2027 sebagai wakil utama Italia.
  • Napoli finis di posisi kedua, sementara AS Roma mengakhiri penantian tujuh musim untuk kembali ke Liga Champions setelah menempati peringkat ketiga.
  • Como 1907 mencetak sejarah dengan lolos ke Liga Champions untuk pertama kalinya usai finis keempat, menyingkirkan AC Milan dan Juventus dari empat besar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Serie A Italia 2025/2026 telah berakhir. Inter Milan berhasil keluar sebagai juara dengan raihan 87 poin. Catatan tersebut membuat Nerazzurri berhak berkompetisi di Liga Champions Eropa (UCL) 2026/2027. Termasuk Inter Milan, berikut empat klub yang akan mewakili Italia di Liga Champions 2026/2027.

1. Inter Milan menjadi juara Serie A 2025/2026

Inter Milan memastikan diri sebagai perwakilan Italia di Liga Champions musim depan setelah tampil impresif sepanjang 2025/2026. Klub berjuluk Nerazzurri ini sukses mengunci tiket dengan meraih scudetto. Ini menjadi trofi Serie A ke-21 bagi mereka. Dominasi anak asuh Cristian Chivu di kancah domestik bahkan sudah terlihat sejak mereka berhasil mengamankan gelar juara saat kompetisi masih menyisakan tiga laga.

Inter Milan merupakan tim yang memiliki pengalaman di kancah Eropa. Hingga saat ini, mereka telah mengoleksi tiga trofi Liga Champions. Selain itu, Inter Milan juga beberapa kali melaju hingga partai final, termasuk pada 2022/2023 dan 2024/2025. Dengan status sebagai juara Italia, Inter Milan menjadi salah satu tim unggulan di UCL 2026/2027.

2. Napoli harus puas sebagai runner-up Serie A 2025/2026

Napoli melakoni Serie A 2025/2026 dengan status sebagai juara bertahan. Sayangnya, Partenopei tidak mampu mempertahankan gelar juara mereka dan harus puas menjadi runner-up di bawah Inter Milan. Dari 38 pertandingan yang dimainkan, mereka meraih 23 kemenangan, 7 hasil imbang, dan 8 kekalahan. Finis di peringkat kedua dengan koleksi 76 poin membuat mereka berhak bermain di Liga Champions 2026/2027.

Menatap UCL 2026/2027, tantangan baru harus dihadapi klub asal Naples ini di panggung Eropa. Kepergian Antonio Conte membuat tim kepelatihan baru harus segera menyusun strategi agar bisa bersaing. Napoli memang cukup sering bermain di Liga Champions. Sayangnya, mereka belum pernah menjuarai kompetisi tersebut. Pencapaian terbaik mereka adalah melaju hingga perempat final pada 2022/2023 sebelum akhirnya disingkirkan oleh sesama wakil Italia, AC Milan.

3. AS Roma akan kembali bermain di UCL setelah absen selama 7 musim

Setelah berjuang keras di Serie A 2025/2026, AS Roma akhirnya berhasil mengamankan satu tiket menuju Liga Champions 2026/2027. AS Roma harus berjuang sangat keras di kasta tertinggi Italia. Di bawah asuhan Gian Piero Gasperini, mereka mampu tampil konsisten dan bersaing di papan atas klasemen. Keberhasilan I Giallorossi lolos ke Liga Champions mengakhiri penantian selama 7 musim. Mereka terakhir kali bermain di UCL pada 2018/2019.

AS Roma berhasil menyegel posisi ketiga klasemen akhir Serie A 2025/2026. Mereka mengoleksi 73 poin dari 23 kemenangan, 4 hasil imbang, dan 11 kekalahan. Kemenangan krusial 2-0 atas Hellas Verona pada laga pamungkas menjadi penentu langkah mereka untuk menyalip para pesaing terdekat. Keberhasilan tersebut menjadi catatan apik bagi Gian Piero Gasperini yang baru menjalani musim debutnya menangani AS Roma.

4. Como 1907 lolos ke Liga Champions untuk pertama kalinya

Kejutan terbesar di panggung sepak bola Italia datang dari Como 1907 yang berhasil mencetak sejarah baru. Tim asuhan Cesc Fabregas mampu mengamankan satu tiket ke Liga Champions 2026/2027 setelah finis di peringkat keempat klasemen akhir Serie A 2025/2026. Keberhasilan ini terasa sangat emosional karena menjadi debut pertama kalinya bagi I Lariani sepanjang sejarah berdirinya klub untuk tampil di kompetisi antarklub Eropa tersebut. Padahal, mereka baru kembali berkiprah di Serie A pada 2024 lalu.

Performa Como di Serie A 2025/2026 memang terbilang sangat impresif dengan meredam agresivitas tim-tim raksasa. Mengandalkan taktik modern berbasis penguasaan bola yang diusung Fabregas, Como finis di peringkat keempat dengan mengemas 71 poin dari hasil 20 kemenangan, 11 kali imbang, dan hanya menelan 7 kekalahan. Como juga menjadi tim dengan kebobolan paling sedikit, yakni hanya 29 gol. Hasil ini membuat mereka sukses menyingkirkan tim-tim besar seperti AC Milan dan Juventus yang harus rela absen di UCL musim depan.

Itulah empat klub Italia yang akan berlaga di Liga Champions 2026/2027. Dari daftar tersebut, hanya Inter Milan yang memiliki trofi Si Kuping Besar. Nerazzurri terakhir kali menjadi juara di kompetisi ini pada 2009/2010.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article