Jakarta, IDN Times - Sebuah kontroversi menyelimuti laga Bayern Munich versus Paris Saint-Germain di Allianz Arena dalam semifinal leg 2 Liga Champions, Kamis dini hari WIB (7/5/2026). Dalam duel itu, terjadi sebuah insiden yang dirasakan oleh para pemain Bayern bisa berujung pada penalti.
Momen itu terjadi ketika pertandingan berjalan setengah jam. Saat Bayern menekan, PSG bisa meredamnya. Kemudian, bola diterima oleh gelandang PSG, Vitinha, yang langsung membuangnya. Tapi, saat itu ada rekannya, Joao Neves, di depan dan bola mengenai lengannya.
Para pemain Bayern menyadarinya dan melancarkan protes kepada wasit Joao Pedro Silva Pinheiro, demi meminta penalti. Mereka merasa Neves melakukan handball karena lengannya terbuka, tanda jika itu bukan posisi yang natural dan aktif dalam bermain.
Sial bagi Bayern, karena Pedro menolak permintaan tersebut. Video Assistant Referee (VAR) juga tidak melakukan intervensi dalam insiden tersebut. Lantas, kenapa Bayern gak dapat penalti dari kejadian ini?
