Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Laga Benfica Gagal Menang di Primeira Liga 2025/2026 setelah Unggul
ilustrasi Benfica (pexels.com/Diogo Digital Art)

Benfica berhasil menyudahi Primeira Liga Portugal 2025/2026 tanpa kekalahan. Dalam 34 laga, Benfica meraih 23 kemenangan dan 11 hasil imbang. Sayangnya, prestasi itu belum cukup membawa mereka jadi juara. Mereka bahkan hanya finis di peringkat tiga klasemen dengan selisih delapan poin dari FC Porto yang meraih trofi.

Kalau mau berandai-andai, Benfica sebenarnya bisa juara kalau mereka tak terlalu sering ditahan imbang. Mirisnya, Benfica cukup sering gagal menang karena tak mampu mempertahankan keunggulan. Inilah lima laga Primeira Liga 2025/2026 yang batal dimenangi Benfica meski mereka sempat unggul lebih dulu.

1. Benfica tertahan di kandang sendiri oleh sepuluh pemain Santa Clara pada laga keempat

Benfica mengawali Primeira Liga 2025/2026 dengan tiga kemenangan beruntun. Namun, mereka kehilangan poin pada laga keempat. Prosesnya pun terbilang memalukan. Menjamu Santa Clara, Benfica tertahan imbang 1-1 meski mencetak gol lebih dulu dan unggul jumlah pemain.

Santa Clara kehilangan winger mereka, Paulo Victor, karena kartu merah pada menit 38. Benfica lalu unggul berkat aksi Vangelis Pavlidis pada menit 59, tetapi tak bisa menambah gol. Kegagalan itu pun berujung fatal karena gawang Benfica jebol pada menit 92. Sepakan Vinicius Lopes membuat Benfica batal meraih tiga poin yang sudah di depan mata.

2. Benfica kembali gagal menang karena kebobolan gol menit akhir saat menjamu Rio Ave

Kebobolan pada menit akhir juga membuat Benfica gagal menang di rumah sendiri pada laga ketujuh. Mereka saat itu menjamu Rio Ave dalam laga tunda pekan pembuka Primeira Liga 2025/2026. Meski menjadi tuan rumah, Benfica sempat direpotkan Rio Ave. Mereka tertahan tanpa gol hingga laga memasuki 5 menit terakhir.

Barulah pada menit 86, Benfica bisa memecah kebuntuan. Sepakan Georgiy Sudakov membawa mereka ke ambang kemenangan. Sialnya, pertahanan Benfica lagi-lagi lengah pada injury time. Melalui serangan balik, Andre Luiz menjebol gawang tuan rumah pada menit 91 dan memaksa laga berakhir imbang 1-1.

3. Benfica ditahan imbang Casa Pia pada pekan 11 meski sempat unggul dua gol lebih dulu

Benfica bahkan sempat gagal menang di Liga Portugal musim ini setelah unggul dua gol. Itu terjadi pada laga pekan 11 melawan Casa Pia yang saat itu menghuni peringkat 16 klasemen. Benfica tampil dominan dan sempat unggul 2-0 berkat aksi Georgiy Sudakov dan penalti Vangelis Pavlidis.

Tanpa diduga, Casa Pia yang lebih banyak tertekan mampu mencetak dua gol balasan. Mereka memperkecil ketertinggalan pada menit 65 karena gol bunuh diri Tomas Araujo. Jelang laga berakhir, sepakan Renato Nhaga membuat kedudukan imbang 2-2. Hasil itu membuat Benfica tertahan di peringkat ketiga dan makin jauh dari FC Porto di puncak klasemen.

4. Benfica juga gagal menang saat ganti bertamu ke markas Casa Pia pada pekan 28

Casa Pia tak hanya sekali menahan imbang Benfica di Primeira Liga 2025/2026. Saat Benfica ganti menjadi tamu di rumah mereka pada pekan 28, laga kembali berakhir seri. Kondisi kedua tim belum banyak berubah saat itu. Benfica masih menghuni peringkat ketiga, sedangkan Casa Pia terpuruk di peringkat 15.

Seperti pada pertemuan pertama, Benfica menguasai jalannya laga. Mereka juga unggul lebih dulu berkat sundulan Richard Rios pada menit 68. Namun, keunggulan Benfica hanya bertahan 10 menit. Sepakan Rafael Brito membuat Benfica kehilangan poin lagi dan makin tertinggal dalam perebutan gelar juara.

5. Sepuluh pemain Benfica gagal mempertahankan keunggulan dua gol saat dijamu Famalicao

Benfica dipastikan gagal juara Primeira Liga 2025/2026 laga pada pekan 32 melawan Famalicao. Sebelum laga, mereka duduk di peringkat kedua dengan jarak lima poin dari FC Porto. Namun, Benfica ditahan imbang Famalicao. FC Porto yang menang atas Alverca pada pekan yang sama pun sah menjadi juara.

Hasil imbang Famalicao pun terjadi karena Benfica tak mampu mempertahankan keunggulan. Benfica sebenarnya sudah unggul 2-0 dalam 20 menit pertama. Namun, keadaan berubah setelah Nicolas Otamendi dikartu merah pada menit 55. Sepuluh pemain Benfica gagal mencegah dua gol balasan Famalicao hingga mereka harus puas dengan skor imbang 2-2.

Andai bisa memenangi lima laga di atas, Benfica bakal mendapatkan tambahan sepuluh poin. Dengan demikian, mereka harusnya bisa menjuarai Primeira Liga 2025/2026. Namun, kegagalan mempertahankan keunggulan membuat mereka gagal juara meski tak terkalahkan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAtqo Sy