Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

4 Pelatih Terakhir yang Menangani Real Madrid dalam 2 Periode

4 Pelatih Terakhir yang Menangani Real Madrid dalam 2 Periode
ilustrasi Santiago Bernabeu (pexels.com/Travel Photographer)
Intinya Sih
  • Real Madrid menunjuk kembali Jose Mourinho sebagai pelatih musim 2026/2027 setelah dua musim tanpa trofi, menggantikan Alvaro Arbeloa yang tidak diperpanjang kontraknya.
  • Empat pelatih terakhir yang menangani Real Madrid dalam dua periode adalah Fabio Capello, Carlo Ancelotti, Zinedine Zidane, dan kini Jose Mourinho.
  • Mourinho diharapkan mampu menstabilkan ruang ganti serta mengembalikan kejayaan klub seperti pada masa kepelatihannya 2010–2013 dengan raihan LaLiga dan Copa del Rey.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Real Madrid dipastikan tak mempermanenkan Alvaro Arbeloa sebagai pelatih pada 2026/2027. Los Blancos memilih untuk mengontrak Jose Mourinho. Pengumuman tersebut sepertinya baru akan diresmikan setelah periode pemilihan presiden tim selesai. Pelatih asal Portugal sebelumnya pernah melatih Real Madrid pada 2010--2013.

Memanggil kembali pelatih lama bukanlah hal asing bagi Real Madrid. Mereka tak perlu waktu beradaptasi karena sudah terbiasa dengan atmosfer Santiago Bernabeu. Termasuk Jose Mourinho, berikut 4 pelatih terakhir yang menangani Real Madrid dalam 2 periode berbeda per 23 Mei 2026.

1. Periode kepelatihan Fabio Capello di Real Madrid masing-masing hanya berlangsung semusim

Fabio Capello melatih Real Madrid dalam dua periode berbeda. Menariknya, Capello hanya bertahan selama semusim pada setiap periode. Padahal, ia selalu berhasil membawa Los Blancos meraih gelar juara LaLiga Spanyol.

Periode pertama Pelatih asal Italia tersebut berlangsung pada 1996/1997. Ia saat itu datang setelah membawa AC Milan meraih 4 gelar juara Serie A dan 1 Liga Champions. Capello sukses membawa gelar juara LaLiga. Namun, hubungan buruk dengan pemilik tim membuat Capello didepak pada akhir musim.

Situasi serupa juga terjadi pada periode kedua yang berlangsung pada 2006/2007. Capello kembali berjaya mengantar Real Madrid merengkuh gelar juara LaLiga. Ia dipecat karena berseteru dengan beberapa pemain bintang, seperti Ronaldo dan David Beckham.

2. Carlo Ancelotti selalu memberikan gelar juara Liga Champions Eropa pada setiap periode

Carlo Ancelotti merupakan pelatih tersukses Real Madrid dalam hal trofi. Pelatih asal Italia tersebut meraup 15 trofi selama membesut Real Madrid dalam dua periode. Jumlah tersebut lebih banyak dari Zinedine Zidane (11) dan Miguel Munoz (14).

Periode pertama Ancelotti di Santiago Bernabeu berlangsung pada 2013--2015. Pada musim pertamanya, ia sukses mengantar Los Blancos menjuarai Liga Champions Eropa dan Copa del Rey. Ancelotti dipecat pada akhir 2014/2015 setelah dipulangkan Juventus pada semifinal Liga Champions dan kalah dari Barcelona dalam perebutan trofi LaLiga.

Ancelotti sempat melatih Bayern Munich, Napoli, dan Everton sebelum kembali menangani Real Madrid pada 2021. Periode keduanya terbilang lebih sukses dengan raihan masing-masing dua gelar juara LaLiga dan Liga Champions. Sayang, Ancelotti kembali dipecat setelah hasil buruk pada 2024/2025.

3. Zinedine Zidane cukup sukses selama dua periode bersama Real Madrid

Zinedine Zidane merupakan legenda Real Madrid ketika masih aktif sebagai pemain. Namun, ia benar-benar minim pengalaman ketika pertama kali didapuk sebagai pelatih pada pertengahan 2015/2016 menggantikan Rafael Benitez. Pengalaman Zidane saat itu hanyalah menjadi pelatih Real Madrid Castilla.

Meski begitu, Zidane sukses membawa Real Madrid meraih gelar juara Liga Champions pada musim pertamanya. Prestasi tersebut kembali diulang dalam dua musim berikutnya. Zidane juga memberikan satu gelar juara LaLiga pada 2016/2017. Pelatih asal Prancis tersebut memutuskan mundur pada akhir 2017/2018.

Setelah kepergian Zidane, Real Madrid cukup kesulitan di bawah arahan Julen Lopetegui dan Santiago Solari. Hal itu membuat Real Madrid kembali merekrut Zidane pada 2019. Periode kedua Zidane berlangusng hingga 2021 dengan raihan satu gelar juara LaLiga.

4. Jose Mourinho dipercaya untuk mengangkat Real Madrid dari keterpurukan

Real Madrid menunjuk Jose Mourinho sebagai pelatih untuk musim 2026/2027. Pelatih asal Portugal tersebut diharapkan bisa mengangkat Real Madrid dari keterpurukan. Los Blancos tak meraih trofi bergengsi dalam dua musim terakhir.

Mourinho jelas tak asing dengan atmosfer Santiago Bernabeu dan sepak bola Spanyol. Ia pernah menangani Real Madrid pada 2010--2013. Pada periode pertamanya, Mourinho mengantar Real Madrid meraih masing-masing satu gelar juara LaLiga dan Copa del Rey.

Tugas pertama Mourinho adalah meredakan ruang ganti yang sempat memanas. Mourinho dikenal mampu mengatasi ego para pemain bintang dengan cukup baik. Jika itu mampu diselesaikan, tugas berikutnya adalah meraih banyak trofi.

Real Madrid cukup sering mendatangkan kembali pelatih lama. Lantas, mampukah Jose Mourinho mengangkat Real Madrid setelah hasil buruk dalam dua musim terakhir?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra

Related Articles

See More