Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
3 Laga Erling Haaland Cetak Gol di UCL tapi Manchester City Kalah
ilustrasi Manchester City (pexels.com/Yoohaina Edwards)
  • Manchester City tersingkir di babak 16 besar UCL 2025/2026 setelah kalah agregat 1-5 dari Real Madrid, meski Erling Haaland sempat mencetak gol pada leg kedua.
  • Haaland sebelumnya juga mencetak dua gol saat melawan Real Madrid di UCL 2024/2025, namun Manchester City tetap kalah agregat 2-5 dan gagal melaju lebih jauh.
  • Rekor apik Haaland di UCL mulai pudar sejak kekalahan comeback dari PSG pada musim 2024/2025, menandai tiga laga berujung kekalahan meski ia selalu mencetak gol.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Manchester City gugur pada babak 16 besar UEFA Champions League (UCL) 2025/2026. The Citizens disingkirkan Real Madrid dengan skor agregat 1-5. Setelah kalah 0-3 pada leg pertama, Manchester City gagal comeback pada duel kedua. Mereka kalah lagi dengan skor 1-2, meski Erling Haaland sempat memberi harapan dengan satu golnya.

Gol Haaland ke gawang Real Madrid makin menegaskan ketajamannya di UCL. Namun, hasil laga menunjukkan bahwa ia tak melulu bisa seorang diri mengangkat timnya. Selama membela Manchester City, Haaland sudah mencetak gol dalam 22 laga UCL. Sebanyak 16 laga dimenangi The Citizens, tetapi 3 pertandingan berikut ini berujung kekalahan.

1. Erling Haaland membobol gawang PSG di UCL 2024/2025, tetapi Manchester City terkena comeback

Erling Haaland mulai membela Manchester City pada 2022/2023. Dalam 2 musim pertamanya, The Citizens tak pernah kalah di UCL setiap kali Haaland mencetak gol. Situasi itu baru berubah pada 2024/2025. Manchester City saat itu tampil buruk di fase liga. Mereka menelan tiga kekalahan, salah satunya saat melawan Paris Saint-Germain (PSG) pada matchday 7.

Manchester City sebenarnya unggul dua gol lebih dulu pada laga tersebut. Mereka membuka skor via Jack Grealish pada menit 50, disusul gol Haaland 3 menit kemudian. Haaland memanfaatkan kesalahan bek PSG dalam menghalau umpan Grealish. Bola malah mental ke hadapan Haaland yang dengan mudah melakukan tap-in ke gawang PSG.

Sayangnya, Manchester City langsung kebobolan gol balasan tak lama kemudian. PSG yang mendapat momentum pun mencetak tiga gol tambahan hingga berbalik menang 4-2. Kekalahan dari PSG sempat membuat Manchester City terancam tak lolos dari fase liga. Namun, mereka akhirnya tetap melaju usai membekuk Club Brugge pada matchday terakhir.

2. Dua gol Erling Haaland ke gawang Real Madrid di UCL 2024/2025 tak mampu mencegah Manchester City kalah

Kemenangan atas Club Brugge membuat Manchester City finis di peringkat 22 klasemen fase liga. Mereka pun mesti melalui playoff untuk mencapai babak 16 besar. Sialnya, Manchester City harus bertemu Real Madrid yang berstatus juara bertahan. The Citizens akhirnya takluk dalam dua laga, termasuk pada leg pertama di Etihad Stadium.

Erling Haaland sebenarnya bersinar pada laga tersebut dengan membuat brace. Gol pertamanya tercipta pada menit 19 via sepakan kaki kiri. Manchester City pun menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0. Real Madrid lalu menyamakan skor pada menit 60, tetapi gol penalti Haaland pada menit 80 membuat tuan rumah unggul lagi.

Sayangnya, Manchester City terkena comeback lagi. Mereka kebobolan dua gol pada menit-menit akhir hingga kalah 2-3. Pada leg kedua di Santiago Bernabeu, Haaland hanya duduk di bangku cadangan. Ia pun hanya bisa menonton saat rekan-rekannya kalah 1-3 hingga tersingkir dengan skor agregat 2-5.

3. Gol Erling Haaland hanya sedikit memberi harapan Manchester City saat dikalahkan Real Madrid di UCL 2025/2026

Manchester City dan Real Madrid bertemu lagi di UCL 2025/2026, kali ini pada babak 16 besar. Laga pertama digelar di Spanyol, dan Manchester City menelan kekalahan 0-3. Erling Haaland tampil selama 82 menit pada laga tersebut, tetapi tak bisa berbuat banyak. Menurut catatan Fotmob, ia bahkan hanya satu kali menyentuh bola di kotak penalti lawan.

Kekalahan tersebut membuat peluang Manchester City lolos ke perempat final amat tipis. Apalagi, mereka mendapat dua kerugian pada awal leg kedua di Etihad Stadium. Bernardo Silva dikartu merah pada menit 20, lalu Vinicius Junior membuat gol penalti yang membawa Real Madrid unggul.

Haaland lalu sempat sedikit memberi harapan bagi Manchester City. Ia mencetak gol pada menit 41 yang membuat skor imbang 1-1. Sayangnya, gol itu pun akhirnya sia-sia. Vinicius Junior mencetak gol keduanya pada pengujung laga sekaligus memastikan Manchester City tersingkir.

Erling Haaland tak bisa membawa Manchester City melaju lebih jauh di UCL 2025/2026 meski mencetak banyak gol. Namun, ia masih berpeluang meraih trofi lain bersama klubnya musim ini. Mampukah Haaland meneruskan ketajamannya dan menutup musim ini dengan trofi?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team