Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Laga Penentu Juara EPL karena Hasil Tim Lain, Arsenal Terbaru!
ilustrasi suasana dalam stadion Arsenal (unsplash.com/Nelson Ndongala)

Persaingan gelar juara English Premier League (EPL) sering menghadirkan drama sampai pekan terakhir musim. Sebuah tim kadang bisa meraih trofi juara bukan karena hasil pertandingan mereka sendiri, melainkan karena rival gagal meraih poin di laga penting. Situasi seperti itu membuat Premier League punya banyak momen ikonik yang mungkin masih diingat penggemar sepak bola sampai sekarang.

EPL 2025/2026 kembali menghadirkan cerita serupa dalam perebutan gelar juara kasta tertinggi liga Inggris. Arsenal memastikan gelar Premier League setelah Manchester City gagal menang saat bertandang ke markas Crystal Palace. Hasil itu sekaligus mengakhiri penantian Arsenal untuk kembali menjadi juara liga setelah lebih dari 20 tahun.

1. Arsenal berhasil mengunci gelar juara EPL 2025/2026 setelah Bournemouth imbangi Manchester City

Manchester City datang ke markas Bournemouth dengan tekanan besar dalam perebutan gelar juara Premier League musim 2025/2026. The Cityzen wajib menang untuk menjaga peluang menyalip Arsenal di puncak klasemen. Namun Bournemouth berhasil membuat City kehilangan poin setelah laga berakhir imbang 1-1.

Hasil itu langsung membuat Arsenal resmi menjadi juara Premier League untuk pertama kalinya sejak musim 2003/2004. Arsenal tampil lebih konsisten dibanding Manchester City sepanjang musim, terutama saat memasuki pekan-pekan akhir kompetisi. Arsenal juga mampu menjaga jarak poin aman ketika Manchester City beberapa kali gagal meraih poin penuh di lima pertandingan terakhir. Hasilnya The Gunners berhasil mengunci gelar juara meski pekan ke-38 belum dimulai.

2. Tottenham Hotspur merelakan trofi EPL 2015/2016 diambil Leicester City setelah tersandung di Stamford Bridge

Tottenham Hotspur datang ke Stamford Bridge pada pekan ke-36 dengan tekanan besar dalam perebutan gelar juara EPL 2015/2016. Spurs wajib menang atas Chelsea agar peluang juara tetap terbuka sampai pekan berikutnya. Mauricio Pochettino juga menurunkan skuad terbaiknya demi menjaga jarak poin dengan Leicester City.

Tottenham sempat menguasai pertandingan setelah Harry Kane dan Son Heung-min membawa tim tamu unggul dua gol pada babak pertama. Chelsea kemudian bangkit lewat gol Gary Cahill dan Eden Hazard hingga skor berubah menjadi 2-2. Pertandingan berjalan panas karena kedua tim beberapa kali terlibat pelanggaran keras dan keributan antarpemain.

Hasil imbang itu langsung memastikan Leicester City menjadi juara Premier League musim 2015/2016. Leicester menciptakan kejutan besar karena banyak orang tidak menjagokan mereka sejak awal musim. Jamie Vardy, Riyad Mahrez, dan N'Golo Kante juga berhasil membawa Leicester mengalahkan klub-klub besar yang memiliki skuad lebih mahal di EPL musim tersebut.

3. Liverpool kehilangan lima poin di pekan terakhir EPL 2013/2014 sehingga gelar juara diraih Manchester City

Liverpool memasuki pertandingan melawan Chelsea dengan status pemuncak klasemen EPL 2013/2014. The Reds membutuhkan kemenangan agar peluang juara tetap berada di tangan mereka sendiri. Anfield juga dipenuhi atmosfer banyak suporter yang datang karena Liverpool hanya tinggal selangkah lagi mengakhiri puasa gelar di kasta tertinggi liga Inggris.

Sayangnya, Chelsea justru membuat kejutan lewat permainan disiplin sepanjang pertandingan. Demba Ba mencetak gol pertama setelah memanfaatkan kesalahan Steven Gerrard menjelang akhir babak pertama. Willian kemudian menambah gol pada babak kedua dan memastikan Chelsea pulang dengan kemenangan 2-0.

Namun, setelah kekalahan tersebut Liverpool kembali kehilangan poin penting setelah bermain imbang 3-3 di kandang Crystal Palace. Hasil tersebut langsung mengubah arah perebutan gelar Premier League musim tersebut. Manchester City kemudian memanfaatkan situasi dengan memenangkan laga-laga tersisa dan keluar sebagai juara EPL 2013/2014.

4. Blackburn Rovers menjuarai EPL 1994/1995 setelah Manchester United gagal mengalahkan West Ham

Manchester United memasuki pekan terakhir musim 1994/1995 dengan peluang besar merebut posisi puncak klasemen. United hanya membutuhkan kemenangan atas West Ham United untuk menyalip Blackburn Rovers. Namun West Ham berhasil menggagalkan target tersebut setelah menahan imbang Setan Merah dengan skor 1-1.

Blackburn Rovers akhirnya mempertahankan posisi pertama dan meraih gelar juara Premier League pertama dalam sejarah klub. Padahal pada pertandingan terakhir Alan Shearer dan kawan-kawan menelan kekalahan 1-2 dari Liverpool. Kegagalan Setan Merah meraih poin penuh membuat Blackburn masih unggul satu poin di puncak klasemen.

Drama perebutan gelar juara EPL memang sering menghadirkan momen yang sulit dilupakan Hasil pertandingan dari tim lain beberapa kali ikut menentukan nasib klub yang sedang bersaing di papan atas klasemen. Pada EPL 2025/2026 kembali membuktikan hal tersebut setelah Arsenal memastikan gelar juara EPL setelah Manchester City bermain imbang di kandang Crystal Palace.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAtqo Sy