Jakarta, IDN Times - Prancis harus menelan pil pahit saat jumpa Spanyol dalam semifinal Piala Dunia 2026. Mereka kalah dua gol tanpa balas dari Spanyol di Dallas Stadium, Rabu dini hari WIB (15/7/2026).
Kekalahan Prancis dari Spanyol berasal dari antitesis dalam gaya permainan. Ketika Prancis mengeksplorasi kemampuan individu, Spanyol justru menggunakan skema kolektif demi berlaga di Dallas Stadium.
Kolektivitas Spanyol juga didukung oleh trio lini tengah yang solid, Rodri, Fabian Ruiz, dan Dani Olmo. Rodri dan Ruiz berhasil mengendalikan lini tengah dan menekan kreativitas Prancis.
Olmo yang sebenarnya berperan sebagai nomor 10, bermain lebih ke dalam. Pelatih Luis de la Fuente sengaja memberikan Olmo peran yang samar, membuat publik bertanya-tanya sebenarnya di mana posisinya. Tapi, dengan taktik tersebut, Spanyol mendapatkan keuntungan karena double pivot Prancis kewalahan menghadapi tiga gelandang.
