Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
potret markas Real Madrid, Santiago Bernabeu
potret markas Real Madrid, Santiago Bernabeu (pixabay.com/kevinbism)

Intinya sih...

  • Trent Alexander-Arnold terancam dijual oleh Real Madrid karena performa buruk dan sering cedera.

  • Pelatih Alvaro Arbeloa menyatakan bahwa Alexander-Arnold tak cocok bermain di Madrid dan disarankan mencari klub baru.

  • Pemecatan Xabi Alonso sebagai pelatih juga mempengaruhi posisi tidak menguntungkan Alexander-Arnold di Madrid.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Posisi Trent Alexander-Arnold di Real Madrid tengah terpojok. Gagal menunjukkan performa terbaiknya dan lebih sering masuk ruang perawatan, Alexander-Arnold kini malah terancam dijual oleh Madrid.

El Nacional melansir, pelatih Madrid, Alvaro Arbeloa, telah berdiskusi dengan Alexander-Arnold terkait posisinya di tim utama. Arbeloa menyatakan Alexander-Arnold tak layak berada di Madrid dan harus cabut jika ingin mengembangkan kariernya.

1. Gaya main gak cocok dengan taktik dan strategi Madrid

Bagi Arbeloa, Alexander-Arnold tak cocok bermain di Madrid dengan perhitungan taktik dan strategi karena kemampuan bertahannya dianggap di bawah rata-rata. Bertahan di Santiago Bernabeu, menurut Arbeloa, bakal membuat Alexander-Arnold kesulitan untuk mengembangkan diri.

Maka dari itu, Arbeloa menyarankan Alexander-Arnold segera mencari klub baru agar bisa pindah di musim panas 2026 nanti.

2. Dipicu juga oleh pemecatan Alonso

Posisi Alexander-Arnold yang tak menguntungkan ini dipicu pula oleh pemecatan Xabi Alonso dari kursi pelatih. Selama ini, Alonso memang mendukung Alexander-Arnold.

Dia yakin eks bek Liverpool itu bisa bangkit dan menampilkan performa terbaiknya jika berada dalam kondisi fit. Namun hingga sekarang, Alexander-Arnold tak kunjung pulih dari cedera dan terus berada di ruang perawatan.

3. Bumi berputar cepat buat Alexander-Arnold

Situasi Alexander-Arnold sekarang tentu berbanding terbalik. Sebab, ketika awal kedatangannya, Alexander-Arnold mengklaim adaptasinya di Madrid terbantu oleh bagaimana resepsi rekan-rekan barunya. Dia menilai jika para pemain Los Blancos sudah membuatnya semakin nyaman.

Dengan keterbatasan kemampuan bahasa Spanyolnya, Alexander-Arnold merasa ada bantuan yang diberikan oleh rekan-rekannya sehingga makin nyaman dalam beradaptasi.

"Mereka membuat saya nyaman, dan membantu dalam segala hal," ujar Alexander-Arnold.

Editorial Team